PONOROGO (Realita)- Di tengah kemeriahan konser Noah Band dalam rangka peringatan hari jadi Ponorogo yang ke 527 tahun, diwarnai aksi kurang pantas yang dilakukan Rizky Maulana (22) warga asal Kabupaten Gresik. Tak hanya menegak minuman keras (Miras), pria penangguran ini berusaha menyalakan petasan ditengah kerumunan penonton saat konser berlangsung.
Akibat ulahnya itu, ia pun diamakan petugas Sat-Reskrim Polres Ponorogo. Lucunya, saat diinterogasi petugas, pemuda bertubuh gempal ini justru menangis dan memohon-mohon untuk dilepaskan.
Baca juga: KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Ponorogo di Polres Madiun Kota, Pasca Penangkapan Bupati Sugiri
" Saya ditangkap petugas karena mau menyalakan mercon pak. Tapi itu bukan punya saya pak," ujarnya semabari menangis, Rabu (16/08/2023).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nicolas Bagas Yudi Kurnia mengungkapkan, Rizky diamankan lantaran mencoba membuat kerusuhan dengan menyalakan petasan, namun beruntung aksinya itu dapat dicegah.
Baca juga: Ungkap Gratifikasi Proyek, KPK Obok-Obok Rumah Ketua KONI hingga Anggota Dewan
" Kita amankan dan kita introgasi di Polres," ungkapnya.
Nicolas mengaku, Rizky diduga adalah kompolotan copet yang berangkat bersama grombolan dari Gersik, untuk beraksi di konser Kidung Rumekso Ingwengi.
Baca juga: Dugaan Korupsi Bupati Ponorogo, KPK Obok-Obok Kantor PT Widya Satria di Surabaya
" Kita amankan dan dibawa ke Polres. Kami curiga dia ini komplotan copet. Tapi kita introgasi dulu benar apa tidaknya," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi