KABUPATEN BLITAR (Realita)- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia-ke 78 nampak lebih sakral dan nuasa budaya dan spritual berlangsung di sebuah kampung Sumberjo, Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.
Hal ini dibenarkan salah satu warga Desa Sumberjo Kecamatan Sutojayan, Mas Wahyu
Baca juga: Mancing Ikan, Mancing Rezeki, Mancing Narasumber, Cara Wartawan dan Advokat Rayakan HUT RI ke 80
"Hampir setiap tahunya diperingati di kampung Sutojayan kabupaten Blitar, berbagai aliran penghayat kepercayaan Tuhan hadir lintas sektoral, perwakilan dari Jakarta, Surabaya,Jombang, Malang, Blitar, Tulungagung dan sekitarnya," kata Wahyu.
Baca juga: Sambut HUT RI ke-79, BAPPENDA Kabupaten Bogor Gelar Pelayanan dan Lomba
Ia menambahkan, ada tradisi unik seperti kupat luar, potong kuku, Jamasan hingga sedekah Bumi di kampung Sumberjo Sutojayan Kabupaten Blitar, di sela Suroan dan peringatan hari besar Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78
"Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah budaya yang berunsurkan tuntunan luhur dalam wujud perilaku, hukum, dan ilmu suci, yang dihayati oleh penganutnya dengan hati nurani dalam kesadaran dan keyakinan terhadap Tuhan YME,' jelas Wahyu pada Realita, Kamis (16/8).
Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Minta Warga Stop Aktivitas Sejenak saat Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan
"Intinya masih banyak saudara kita yang peduli sadar nguri-nguri(Jawa) artinya peduli terhadap akar sebuah budaya dan kearifan lokal masyarakat yang telah ratusan tahun tumbuh dan tercipta di Nusantara," tambah Wahyu.fe
Editor : Redaksi