Polres Batu Bagikan 2500 Paket Sembako kepada Masyarakat

realita.co
Polres Batu mengadakan bantuan sosial berupa 2500 paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19, di tengah pemberlakuan PPKM darurat di kota Batu.

BATU (Realita)- Polres Batu mengadakan bantuan sosial berupa 2500 paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19, di tengah pemberlakuan PPKM darurat di kota Batu.

Paket sembako berisikan, 5 kg beras, mie instan, biskuit, susu, handsanitizer dan masker. Bantuan sosial ini bertujuan untuk bisa meringankan beban ekonomi masyarakat akibat dari penghasilanya yang turun drastis karena adanya pembatasan mobilitas di luar rumah. 

Baca juga: Kapolres Batu Tekankan Pelayanan Humanis dan Penguatan Sinergi 

Hal ini disampaikan Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo saat memimpin pendistribusian yang bertempat di Halaman Mapolres Batu, Jumat ( 16/7/2021).

Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. mengatakan agar tidak menimbulkan kerumunan pembagian bantuan dilakukan secara berkelanjutan. Tadi malam dan hari ini sebanyak 1000 paket sembako yang diberikan langsung kepada penerima.  

Baca juga: Satresnarkoba Polres Batu Ungkap 40 Kasus Narkoba, 47 Tersangka Diamankan 

"Yakni, tukang becak, pemulung, relawan pengatur jalan, PKL, disabilitas, penjahit dan karyawan swasta yang kena PHK. Kegiatan bakti sosial ini wujud nyata Polri kepada masyarakat terdampak diberlakukanya PPKM darurat di wilayah Kota Batu," ujarnya.

"Saat ini sudah dibagikan Total 5 ton dan besok 7,5 ton beras. Kami juga mengimbau kepada masyarakat tetap mematuhi ketentuan PPKM darurat dan protokol kesehatan," tegasnya.

Baca juga: Polres Batu Gelar Pangan Murah dan Layanan SIM-STNK di Car Free Day

Menurut Kapolres, dengan berkurangnya mobilitas masyarakat disaat melakukan operasi yustisi selain memberikan teguran juga memberikan bantuan sembako. Hal ini bisa memberikan efek guna menekan penyebaran COVID-19 di Kota Batu. papar perwira dua melati ini.

Penyaluran paket sembako, kata Catur, bakal digelar rutin sampai hari terakhir PPKM darurat 20 Juli nanti. “Jadi, setiap hari akan kami laksanakan, tapi lokasinya berbeda-beda,” pungkasnya.ton

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru