JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selesai berdiskusi dengan Pemimpin Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus. Jokowi mengatakan Indonesia saat ini hidup rukun berdampingan dengan beragam suku agama, budaya, dan ras.
"Bagi Indonesia, perbedaan adalah anugerah dan toleransi adalah pupuk bagi persatuan dan perdamaian sebagai sebuah bangsa. Di mana Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sehingga dapat hidup rukun berdampingan," ujar Jokowi dalam pidatonya bersama Paus Fransiskus di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/9/2024).
Baca juga: Pak Jokowi: Sein Kanan, Belok Kiri, Sudah Tapi Belum, Astaganaga!
Jokowi mengatakan semangat perdamaian dan toleransi seperti ini yang ingin disampaikan Indonesia bersama Vatikan. Jokowi berharap perdamaian dan hidup rukun terjadi di seluruh negara dunia.
Baca juga: Disambut Rektor, Jokowi Hadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM
"Semangat perdamaian dan toleransi inilah yang ingin Indonesia bersama Vatikan sebarkan, apalagi di tengah dunia yang semakin bergejolak," katanya.
Baca juga: Jokowi ke Paus Fransiskus: Terima Kasih Sudah Penuhi Undangan Kami
Dia pun menyinggung konflik perang yang terjadi di Palestina. Jokowi juga mengapresiasi sikap Vatikan yang menyerukan perdamaian di Palestina.
Baca juga: Pakar: Jokowi Bikin Indonesia Bangkrut, Prabowo Hemat dan Efisien
"Seperti yang kita ketahui bersama konflik dan perang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Palestina yang telah menelan lebih dari 40 ribu korban jiwa. Indonesia mengapresiasi, dan sangat menghargai sikap Vatikan yang terus menyerukan perdamaian di Palestina," ucap Jokowi.ik
Editor : Redaksi