Pendamping Desa di Jombang Diduga Terlibat Pemenangan Salah Satu Paslon

realita.co
Pendamping desa memasang alat peraga kampanye (APK) paslon nomor urut 02 serta ikut mengkampanyekan. Foto: Syarif

JOMBANG - Pendamping Desa di Kabupaten Jombang diduga terlibat dalam pemenangan salah satu pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati.

Para pendamping desa ini disinyalir secara terang-terangan mendukung paslon nomor urut 02 yakni Warsubi-Salmanudin.

Baca juga: Program Dasawisma WarSa Tak Relevan Dibandingkan Program RT RW Mundjidah-Sumrambah

Dalam foto yang beredar di media sosial (medsos), pendamping desa tersebut memasang alat peraga kampanye (APK) paslon nomor urut 02. Serta ikut mengkampanyekan.

"Pedamping desa lokal di Kecamatan Ploso, itu ikut masang APK paslon nomor urut 02. Juga pendamping desa di Kecamatan Kabuh, semua digerakkan untuk ikut terlibat pemenangan. Seharusnya mereka netral, gak boleh ikut pemenangan salah satu paslon dan mengarahkan," kata salah seorang warga di Kecamatan Ploso, Purwanto, Sabtu (5/10/2024).

Ia menyayangkan tindakan pendamping desa, yang tidak bisa netral dalam Pilkada Kabupaten Jombang 2024.

Baca juga: Panitia Pertemuan Kades di Hotel Jombang Usir Bawaslu, Ada Apa?

"Mereka itu dibiayai oleh negara, seharusnya gak boleh ikut terlibat dalam pemenangan. Jelas menabrak UU Desa itu," tegas Purwanto.

Dia pun mendesak Bawaslu maupun Pemkab Jombang untuk segera menindak para pendamping desa yang diduga terlibat dalam pemenangan salah satu paslon.

Baca juga: Pertemuan Tertutup Kades di Hotel Jombang, Diduga untuk Pemenangan Salah Satu Paslon Pilbup

"Kalau tidak segera ada tindakan, terus apa tugas Bawaslu. Apakah mereka masuk angin," katanya.

Hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi dari tim pemenangan paslon nomor urut 02.rif

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru