AFC Minta PSSI Revisi Pengaduannya agar Lebih Detil

realita.co
Akun IG Timnas Bahrain mengklaim gol mereka tercipta di menit 96.

JAKARTA - AFC mengomentari protes Indonesia soal wasit di laga melawan Bahrain. AFC menegaskan Indonesia belum melayangkan protes dan meminta lebih detail.

Indonesia ditahan Bahrain 2-2 pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kepemimpinan wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf kemudian disorot.

Baca juga: Kalahkan Bahrain 1-0, Timnas Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Piala Dunia 2026

Sebab, gol penyeimbang yang dicetak Bahrain terjadi saat masa tambahan waktu sudah berakhir. Al Kaf memberi tambahan waktu 6 menit, namun Bahrain bisa mencetak gol pada menit 90+9.

Keputusan wasit asal Oman, yang tidak meniup peluit meski tambahan waktu sudah habis, bahkan sampai lebih tiga menit, membuat tim Indonesia meradang. Keributan sempat pecah di akhir laga.

Indonesia kemudian disebut melayangkan protes ke AFC soal kejadian itu. Sekjen AFC, Datuk Seri Windsor John, mengaku belum ada protes yang masuk, seraya mempertanyakan balik inti persoalan kepada tim Merah Putih.

"Kami perlu PSSI untuk mengklarifikasi apa yang mereka keluhkan. Apakah itu soal kinerja, manajemen waktu, atau masalah spesifik lainnya," kata Windsor John, dilansir New Straits Times Online.

Baca juga: It's Family Time! Indonesia Vs Bahrain, Saatnya Garuda Bangkit Di Pertandingan Hidup Dan Mati!

"Kami sudah mendengar berbagai laporan, tapi pengaduan harus detail," kata Windsor.

Di laga melawan Bahrain, Indonesia sedianya hampir menang. Sempat ketinggalan lewat gol Mohamed Jasim Mohamed Ali Abdulla Marhoon, Anak asuh Shin Tae-yong berbalik unggul lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick. Namun, Bahrain mencetak gol kontroversial pada menit ke-90+9 lewat Marhoon lagi.

Hasil itu menempatkan Indonesia di peringkat 5 Grup C Babak Ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan 3 poin. Bahrain satu setrip di atasnya dengan 4 poin.

Baca juga: Timnas Bahrain Resmi Umumkan 26 Pemainnya, Netizen: Ready to Lose!

 

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru