MADIUN-PAPUA BARAT (Realita) - Tiga simpatisan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang beroperasi di wilayah Maybrat, Papua Barat akhirnya menyerahkan diri ke Satgas Yonif 501/Bajra Yudha.
Keputusan ini diambil setelah mereka mengalami tekanan berat dari operasi ofensif yang dilakukan oleh Satgas TNI. Selain itu ditambah dengan informasi positif yang mereka terima dari keluarga di kampung tentang keberadaan Satgas 501 yang dikenal tulus membantu masyarakat Papua.
Baca juga: Dua Warga Sipil Tewas Dibunuh OTK di Yahukimo, Satu Keluarga Jadi Korban Penyerangan
“Kami menerapkan operasi ofensif, mengejar mereka tanpa henti. Kondisi ini membuat mereka terdesak dan akhirnya menyerah karena kehabisan sumber daya serta kelelahan dengan kehidupan di hutan,” kata Dansatgas Yonif 501/BY, Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, Senin (16/12/2024).
Baca juga: TNI Berhasil Kuasai Markas OPM Purom Okiman Wenda, Pelaku Serangan Kapolda Papua 2012
Ketiga Simpatisan OPM tersebut berinisial HB (45), MK (21), DM (18). Yakhya menjelaskan, setelah ketiganya menyerahkan diri, mereka kemudian menandatangani dan mengucap ikrar setia NKRI. Pun, mencium bendera Merah Putih.
Baca juga: Kerusuhan di Yalimo Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
"Kelompok ini, yang sebelumnya dipimpin oleh Zeth Fatem, terdesak oleh operasi pengejaran intensif yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 501/BY," tutur Yakhya. adi
Editor : Redaksi