Hutan Gundul Diduga Jadi Pemicu Banjir Ponorogo, Menteri LH Lakukan Reboisasi

realita.co
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq didampingi Forum Pimpinan Daerah Ponorogo saat melakukan penghijauan di kawasan Waduk Bendo. Foto: Zainul

PONOROGO (Realita)- Bencana banjir di Kabupaten Ponorogo, Senin (16/12/2024) kemarin, mengundang keprihatinan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Bahkane menteri asal Kabupaten Bojonegoro itu hingga mendatangi Ponorogo, Sabtu (21/12/2024).

Hanif mengaku bancana banjir di Ponorogo perlu mendapat perhatian dan penanganan serius serta berkelanjutan. Pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi secara menyeluruh bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Kehutanan. Untuk mencari solusi komprehensif agar banjir banjir tidak lagi terjadi dimasa depan.

Baca juga: Awal Tahun 2026 Tiga Kecamatan di Ponorogo Diterjang Banjir, 30 Hektar Padi Gagal Panen

" Kementerian Lingkungan Hidup telah menyiapkan program berbasis hidrologi untuk memperkuat ekosistem, salah satunya melalui penanaman pohon. Program ini akan kami fokuskan pada rehabilitasi lingkungan, terutama di daerah-daerah kritis," ujarnya usai melakukan reboisasi di kawasan bukit Waduk Bendo Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo.

Hanif mengaku, vegatasi juga penting dilakukan dikawasan Waduk Bendo. Pasalnya, ia menilai banjir Ponorogo senin lalu juga dipicu hutan gundul, akibat pembukaan ladang rakyat. Menurutnya, penghijauan di kawasan ini mutlak dilakukan untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai penyerap air hujan.

Baca juga: Jembatan Roboh Diterjang Banjir, Ratusan Warga Satu Dusun di Ponorogo Terisolir

"Kami siap mendukung sepenuhnya. Kita harus kembalikan fungsi hutannya, dengan penanaman pohon," katanya.

Tak hanya melakukan penghijauan, dalam kesempatan ini Hanif juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam penanganan cepat bencana banjir.

Baca juga: Atasi Banjir Kota, Pemkab Ponorogo Normalisasi Drainase Sungai Setelik

Bantuan juga diberikan kepada Pondok Pesantren Nurul Qur’an di Kelurahan Pakunden yang terdampak banjir dimana ketinggian air sedada orang dewasa. Tak hanya itu, ia juga memberikan bantuan sebanyak 10.000 pohon untuk ditanam di kawasan Waduk Bendo dan lahan-lahan kritis lainnya di Ponorogo. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru