Sedihnya Rachmat Irianto Ditinggal Sang Ayah untuk Selamanya

realita.co
Foto Rachmat Irianto berpelukan dengan almarhum Bejo. Foto: IG Rachmat Irianto

SURABAYA (Realita)-  Legenda Persebaya Surabaya dan pelatih Deltras FC, Bejo Sugiantoro, tutup usia, Selasa (26/2/2025) sore.

Tidak hanya Bonek yang mendoakan, tetapi seluruh insan sepak bola dari seluruh suporter mendoakan yang terbaik untuk mendiang Coach Bejo Sugiantoro. Pesan-pesan duka mendalam pun turut diberikan kepada sang anak, Rachmat Irianto, yang kini berseragam Persib Bandung.

Baca juga: Diduga Serangan Jantung saat Main Bola, Legenda Persebaya dan Timnas, Bejo Sugiantoro Meninggal

Rachmat Irianto yang musim lalu berhasil merengkuh trofi Liga 1 bersama Persib Bandung membagikan foto mengharukan di akun media sosial pribadinya, @rachmatirianto. Dalam foto itu tampak Rachmat Arianto berpelukan dengan sang ayah.

Postingan lain juga memuat foto Rachmat Irianto sedang merayakan gelar juara bersama skuad Persib Bandung.

Tak ketinggalan, Rachmat Irianto juga menggendong sang anak dan turut bersama-sama larut dalam kebahagiaan menjadi juara musim 2023/2024.

Baca juga: Dikalahkan Thailand lagi, Anak Asuhan Shin Tae-yong Gagal ke Final

Foto di slide terakhir memampang potret ketika Rachmat Irianto yang masih muda belia turut merayakan gelar juara mendiang ayahnya bersama Persebaya Surabaya pada 2004 silam.

"Teruntuk anak-anakku, kelak akan banyak orang yang akan membandingkanmu antara akung (sapaan untuk kakek), bapak, dan kalian. Bebanmu jauh lebih berat daripada yang bapak rasakan," begitu penggalan caption dari postingan Rachmat Irianto yang berpesan kepada masa depan sang anak kelak.

"Tetapi, tidak perlu khawatir nak, kenapa? Di sini Bapak bisa membuktikan bahwa Bapak tidak bersanding dengan nama besar akungmu. Bapak bisa berdiri sendiri. Dan, kelak kamu akan bisa berdiri sendiri. Percayalah, Bapak sayang kalian," tulis Rachmat Irianto pada penggalan berikutnya di postingan yang sama.

Baca juga: Hengkang dari Persebaya, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto Berlabuh di Persib

Pesan yang coba disampaikan terasa kuat. Kendati nama besar mendiang Bejo Sugiantoro terpatri kuat, namun Rachmat Irianto bisa berpijak pada nama besar yang coba dibangun sendiri. Pesan itu juga coba diteruskan kepada sang anak yang kelak di suatu saat nanti memilih jalan yang sama dengan sang bapak dan kakeknya menjadi pemain sepak bola profesional.

Nantinya kita akan melihat tiga generasi hebat dari trah Bejo Sugiantoro untuk sumbangsih nyata bagi sepak bola Indonesia. Nama mendiang Bejo Sugiantoro sudah menyatu dengan nama Persebaya Surabaya sendiri. Walaupun sepanjang kariernya tidak selalu dihabiskan di Surabaya, namun hati Bejo Sugiantoro tidak akan berpaling selain nama Persebaya di benaknya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru