KEDIRI (Realita)- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Jumat (21/03/2025) di Kelurahan Dandangan. Mbak Wali melihat satu per satu komoditi yang dijual. Bahkan juga melayani warga yang membeli bahan pokok yang ada di Gerakan Pangan Murah ini secara langsung.
"Senang sekali hari ini bisa berinteraksi dan meninjau secara langsung Gerakan Pangan Murah. Program ini hadir untuk melengkapi OPM yang diselenggarakan oleh TPID Kota Kediri. GPM ini hanya diperuntukkan untuk masyarakat ber-KTP Kota Kediri," ujarnya.
Baca juga: Mulai 18 Maret, Penumpang Kereta di Stasiun Kediri Diprediksi Melonjak
Mbak Wali Kota Vinanda mengungkapkan Pemkot Kediri berkolaborasi dengan Bulog dan PG Pesantren Baru berkolaborasi menggelar GPM ini. Kegiatan ini untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tersedia lima titik lokasi, yakni, di Gedung Panti PKK Kelurahan Bandar Kidul, Kantor Kelurahan Bangsal, Kantor Kelurahan Campurejo, Kantor Kelurahan Dandangan Lama, dan Ngronggo Sport Art Center. GPM telah diselenggarakan sejak 17 Maret lalu.
"Saya harap masyarakat memanfaatkan GPM ini dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jangan sampai berlebihan. Hasil koordinasi saya dengan Bulog stok kebutuhan aman selama Bulan Ramadhan dan setelah Idul Fitri," tegas Mbak Vinanda.
Baca juga: Jelang Mudik, Wali Kota Kediri Sidak Terminal Tamanan: Bus Layak Jalan, Sopir Dites Narkoba
Adapun komoditi yang dijual mulai dari beras premium kemasan 5 kilogram dengan harga Rp74.000, beras SPHP kemasan 5 kilogram Rp57.000, beras kemasan 3 kilogram Rp43.500, minyak goreng Rp18.500, gula pasir Rp15.000, telur ayam Rp24.000, aneka sayur Rp5.000, ikan lele Rp20.000, dan ikan nila marinasi Rp13.000.
Warga tampak antusias berbelanja di GPM ini. Salah satunya Tya warga Kelurahan Dandangan. Ia berbelanja beras dan juga telur. Menurutnya harga di GPM lebih murah. "Alhamdulillah masih kebagian. Ini belanja telur dan beras. Harganya lebih murah di luar telur masih 25 sampai 26 ribu," ujarnya.
Baca juga: Kemiskinan Turun, IPM Tembus 82,71: Pendapatan Kota Kediri 2025 Juga Lampaui Target
Turut mendampingi, Kepala DKPP Moh. Ridwan, Pimpinan Perum Bulog Kancab Kediri Imam Mahdi, Manager Keuangan PG Pesantren Baru Andreas, Direktur Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi, Kepala Bagian Perekonomian Tetuko Erwin, Camat Kota Bagus Hermawan, Lurah Dandangan Rudi Winarko. Adv/kominfo
Editor : Redaksi