Modus Penipuan Tiket Umrah Terbongkar, Bos Travel Haromain Wisata Dilaporkan ke Polisi

Reporter : Redaksi
kuasa hukum H. Hasan, Suprat, SH, MH (tengah) menunjukkan bukti laporan polisi

SURABAYA (Realita)– Dugaan penipuan dan penggelapan tiket umrah senilai miliaran rupiah menyeret nama Owner PT Haromain Wisata, Mu'rifah. Ia dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh H. Hasan, seorang pengusaha travel sekaligus pemilik PT Fahriyah Travel & Wisata.

"Kerugian perusahaan kami di atas satu miliar rupiah," ungkap H. Hasan kepada wartawan di Surabaya, Selasa (25/3/2025).

Baca juga: Sidang Hermanto Oerip, Saksi Akui Setor Cek Miliaran ke Venansius, Investasi Nikel Tak Pernah Terwujud

Menurut Hasan, kasus ini bermula saat dirinya memesan tiket umrah untuk 119 jemaah melalui Mu'rifah pada tahun 2022. Namun, tiket yang dijanjikan tidak pernah ada.

"Laporan polisi ini saya buat karena Mu'rifah tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini," ujarnya.

Selain Mu'rifah, Hasan juga melaporkan Ashadi, orang kepercayaan Mu'rifah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Hasan mengungkapkan bahwa Ashadi lah yang meyakinkannya bahwa PT Haromain Wisata adalah perusahaan besar dan berpengalaman dalam penyediaan tiket umrah.

Baca juga: Jual Mobil Kredit Leasing, Choirul Anam Divonis Dua Tahun Penjara

"Ashadi meyakinkan saya bahwa Mu'rifah adalah ahli dalam urusan tiket umrah," kata Hasan sembari menunjukkan bukti-bukti transfer pembayaran tiket kepada Mu'rifah.

Sementara itu, kuasa hukum H. Hasan, Suprat, SH, MH, mengonfirmasi bahwa laporan terhadap Mu'rifah dan Ashadi telah dibuat di Polrestabes Surabaya pada 20 Maret 2024 dengan nomor laporan LP/B/315/III/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.

"Saat ini kasus tersebut sudah dalam tahap penyidikan," jelasnya.

Baca juga: Nipu Pengadaan Wall Charging, Juliet Hardiani Sales BYD Dituntut 1 Tahun 3 Bulan Penjara

Suprat menambahkan bahwa kasus dugaan penipuan ini tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap PT Fahriyah Travel & Wisata.

"Perbuatan Mu'rifah dan Ashadi ini telah merusak reputasi klien kami dan menyebabkan kerugian besar," tandasnya.yudhi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru