Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Jember, Target 2026 Tambah 71 Ribu Satuan Pendidikan

Advertorial

JEMBER (Realita) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu'ti, meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Jember, di SMP Negeri 1 Balung, Sabtu (21/2/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian nasional penyelesaian revitalisasi sekolah tahun anggaran 2025 yang telah mencapai 100 persen.

Dalam sambutannya, Abdul Mu'ti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas dukungan terhadap program revitalisasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan di Jember merupakan bagian dari capaian nasional revitalisasi 16.167 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp16,9 triliun pada 2025.

“Secara nasional tahun 2025 dengan anggaran Rp16,9 triliun kami melakukan revitalisasi dan sudah selesai 100 persen untuk 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dan yang di Jember ini bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan sarana pembelajaran yang lebih berkualitas,” ujar Abdul Mu’ti.

Selain revitalisasi fisik, Kemendikdasmen juga memperkuat digitalisasi pembelajaran. Sepanjang 2025, pemerintah telah mendistribusikan 286.680 unit Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah di Indonesia dengan skema satu sekolah satu perangkat.

Paket bantuan tersebut tidak hanya berupa panel interaktif, tetapi juga pelatihan guru, hard disk, serta laptop pendukung. Distribusi laptop disebut telah mencapai 80 persen secara nasional dan terus berproses.
“IFP ini bukan hanya alat, tetapi satu paket dengan pelatihan guru, hard disk, dan laptop. Kami ingin pembelajaran lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Untuk tahun 2026, Kemendikdasmen telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp14 triliun untuk revitalisasi 11 ribu lebih satuan pendidikan. Namun, sesuai arahan Presiden, jumlah tersebut direncanakan bertambah signifikan.

Kajari tj perak dalam

Abdul Mu’ti menyebut pemerintah mengusulkan tambahan anggaran belanja sehingga total revitalisasi pada 2026 bisa mencapai lebih dari 71 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
“Tahun 2026 sesuai arahan Presiden, revitalisasi akan ditambah hingga 60 ribu satuan pendidikan. Jika terealisasi, totalnya bisa lebih dari 71 ribu sekolah yang direvitalisasi,” tegasnya.

Prioritas revitalisasi 2026, lanjutnya, adalah sekolah dengan kondisi rusak berat, sekolah di daerah 3T, serta sekolah terdampak bencana. Ia membuka peluang bagi sekolah di Jember yang memenuhi kriteria untuk diusulkan.

Menutup sambutannya, Mendikdasmen berharap wajah pendidikan di Jember semakin berubah dengan dukungan revitalisasi dan peningkatan kualitas guru. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas sekolah yang telah diperbaiki.

“Kalau ruang kelasnya baru, semangatnya harus baru. Kalau toiletnya bersih, kebersihannya harus dijaga. Budaya bersih, aman, sehat, dan indah harus terlihat di seluruh sekolah, termasuk di Jember,” pungkas Abdul Mu’ti.rdy

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru