NAKUD (Realita)- Seorang petani membakar dirinya sendiri hingga tewas di distrik Saharanpur. Di desa Sultanpur di bawah wilayah kantor polisi Chilkana, selama proses persidangan atas perintah SDM Nakud, petani yang marah Ved Prakash membakar dirinya sendiri di hadapan pejabat administrasi polisi.
Menurut laporan awal, terjadi perselisihan lama antara petani Sardar Vedprakash mengenai tanah yang berdekatan dengan kuil Jain. Meski masalah tersebut masih dalam proses pengadilan, Sabtu lalu, Sadar SDM Ankur Verma bersama tim pendapatan telah tiba untuk mengukur tanah tersebut.
Baca juga: Dilarang Ujian, Mahasiswa UP Bakar Diri
SDM memulai pengukuran di hadapan banyak polisi. Selama waktu ini, petani Vedprakash menentang pengukuran tersebut dan juga menyatakan bahwa masalahnya sedang di pengadilan. Tetapi para pejabat tidak mendengarkannya. Marah dengan hal ini, petani itu menyiram dirinya dengan cairan yang mudah terbakar dan membakar dirinya. Terjadi kekacauan di tempat kejadian akibat langkah bunuh diri petani tersebut hingga para petugas panik.
Baca juga: Diputus Cinta oleh Pacar, Pria Ini Bakar Dirinya Sendiri
Petani Vedprakash, yang menderita 90 persen luka bakar, segera dirawat di rumah sakit setempat. Dimana dokter merujuknya ke Delhi dalam kondisi kritis. Ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Safdarjung di Delhi sejak Sabtu malam. Namun, petani Vedprakash dinyatakan meninggal pada Selasa malam 11 maret
Ada kemarahan di kalangan serikat petani dan komunitas Sikh karena kematian petani Vedprakash. DM SSP bersiaga di desa Sultanpur, Chilkana dengan pasukan polisi yang besar. Pemerintah daerah telah bersiaga untuk mengendalikan kekacauan dan menjaga perdamaian.
Baca juga: Marah karena Ditolak Menikah, Pria Ini Membakar Dirinya Sendiri
Begitu berita meninggalnya petani tersebut diterima, para pekerja Bharatiya Kisan Union berunjuk rasa di kantor pusat distrik.hu
Editor : Redaksi