GWALIOR (Realita)- Seorang pemuda berusia 24 tahun dari Gwalior, yang membakar dirinya di luar rumah pacarnya Sabtu malam, meninggal dunia pada Minggu sore.
Pemuda tersebut, yang diidentifikasi sebagai Ajay Kushwaha, mengalami luka bakar yang parah, ia dirawat di Rumah Sakit Jayarogya.
la meninggal pada tanggal 15 Juni sekitar pukul 14.30 waktu setempat, setelah berjuang untuk hidupnya selama hampir 14 jam.
Gadis itu malah merekam video, bukannya menghentikannya.
Tepat sebelum kematiannya, Ajay merekam sebuah pernyataan, di mana ia mencurahkan rasa sakit hatinya yang telah ia tanggung selama berbulan-bulan.
Dia berkata, "Nama saya Ajay Kushwaha. Saya tinggal di Sikandar Kampoo. Saya berasal dari keluarga kecil yang sederhana. Beberapa hari yang lalu, beberapa orang datang ke rumah saya untuk mengancam saya. Kemudian, ayah gadis itu mendatangi ayah saya dan meminta 5 lakh jika saya ingin menikahinya. Dia dengan jelas berkata-tidak ada uang, tidak ada pernikahan."
Ayah Ajay, Suresh Kushwaha merupakan seorang pedagang gerobak sayur, dan Ajay dulu membantunya. Ajay bertemu gadis itu sembilan tahun lalu pada tahun 2016 di sebuah pesta pernikahan. Mereka menjadi sahabat, lalu sepasang kekasih, dan berjanji untuk menikah. Selama tujuh tahun, semuanya baik-baik saja. Namun pada tahun 2023, keadaan mulai berubah. Gadis itu mulai menjauhi Ajay.
Ajay kemudian mengetahui bahwa pacarnya itu dekat dengan pria lain. Ketika dia memintanya untuk menikah, dia awalnya menolak, lalu meminta uang 3 lakh untuk pernikahan tersebut. Ketika Ajay mengatakan dia tidak bisa membayar uang tersebut, dia diduga mulai memeras dan mengancam Ajay.
Orangtua Ajay juga mengetahui tentang kejadian tersebut. Ayahnya mengatakan bahwa ayah gadis itu pernah datang ke rumah mereka bersama 15-20 pria dan mengancam mereka. "Dia menyuruh kami melupakan pernikahan itu kecuali kami memberi 5 lakh. Anak saya mengalami depresi setelah itu," kata ayah Ajay.
Menurut ayah Ajay, pada malam kejadian, banyak orang dilokasi kejadian saat Ajay membakar dirinya di luar rumah gadis itu. "Namun tidak ada yang menolongnya. Gadis itu malah merekam video alih-alih menghentikannya," katanya.
Beberapa pejalan kaki kemudian mencoba membantu dengan menyiramkan air ke Ajay. Polisi segera datang dan membawanya ke rumah sakit.
Ajay menderita luka bakar lebih dari 75�n berada dalam kondisi kritis selama dua hari. Sayangnya, ia tidak dapat bertahan hidup dan meninggal pada hari Minggu.
Setelah kematian Ajay, polisi Madhoganj telah mendaftarkan sebuah kasus yang diduga sebagai upaya bunuh diri. Pacarnya, ayahnya Dashrath Madne, dan saudara laki-lakinya Sagar Madne telah didakwa berdasarkan Pasal 108 3(5) BNS.
Pihak Kepolisian kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.ha
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-40064-marah-karena-ditolak-menikah-pria-ini-membakar-dirinya-sendiri