Kejaksaan Geledah Kantor Dukcapil Ponorogo, Terkait Kasus Dugaan KUR BRI Fiktif

realita.co
Penyidik Kejaksaan Negeri Ponorogo saat menggeledah kantor Dukcapil Ponorogo.

PONOROGO (Realita)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Ponorogo, Rabu (27/05/2025).

Dari pantauan dilapangan sejumlah penyidik kejaksaan berompi merah hitam langsung masuk ke beberapa ruang di kantor yang berada di lingkup kawasan Pemkab Ponorogo tersebut.

Baca juga: Idul Adha 1447 H: PDI Perjuangan Salurkan Sapi Kurban, Sasar Wilayah Pelosok Ponorogo 

Kasi Intel Kejari Ponorogo Agung Riyadi mengatakan penggeledahan ini terkait kasus dugaan kridit fiktif dalam Kridit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2024 di BRI unit Pasar Pon Kota Ponorogo.

" Jadi ada perubahan data perpindahan domisili yang tanpa sepengetahuan si pemegang KTP. Yang kemudian digunakan untuk mengajukan pinjaman. Jadi ini kami telusuri dulu terkait penerbitan KTP nya," ujarnya.

Baca juga: Prihatin Nasib Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik, DPRD Ponorogo Carikan Solusi

Agung mengaku sejumlah dokumen terkait kependudukan telah diamankan oleh pihaknya dalam penggeledahan ini. Ia mengaku tidak hanya satu orang yang menjadi korban dalam kasus ini.

" Dokumen kependudukan terkait kasus ini kami amankan. Untuk korban yang jelas lebih dari satu. Sementara besaran kridit yang diajukan dengan modus data fiktif ini belum bisa kami ungkapkan," akunya.

Baca juga: 2027 Terancam Dirumahkan, Ribuan Guru Honorer Lurug DPRD dan Pemkab Ponorogo Minta Masuk Dapodik

Agung mengaku sejumlah saksi telah diperiksa dalam kasus ini. Namun ia belum mau merinci siapa saja yang telah diperiksa.

" Nanti kita sampaikan. Kasus ini masih terus kami dalami," pungkasnya. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru