Siaga Banjir, Bupati Gus Muhdlor Cek Kesiapan Lima Rumah Pompa

realita.co
Gus Muhdlor saat mengecek kesiapan lima Rumah Pompa.

SIDOARJO (Realita)- Sambil gowes dari Pendopo Delta Wibawa, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) didampingi Kepala Dinas PU BM SDA Sigit Setyawan dan kepala OPD terkait keliling ke sejumlah rumah pompa penyedot air atau bozem yang berada di sepanjang kali Kutuk, Sidokare sampai kali Rangkah, Minggu, (12/9/2021).

Ada empat bozem yang dicek Bupati Gus Muhdlor antara lain, bozem kali Karanggayam depan Klenteng, kali Bluru, bozem di Perumahan Bumi Citra Fajar dan bosem depan Lippo Mal. 

Baca juga: Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Pantau Arus Mudik Lebaran

Keempat bozem itu masih berfungsi dengan baik, tidak ada yang mengalami kerusakan. Termasuk rumah pompa di kali Kutuk, Sidokare sudah dilakukan pengecekan oleh Dinas PU BM SDA dan sudah dilaporkan ke Bupati kondisi pompanya tidak ada masalah.

Untuk pompa penyedot di depan Lippo Mall Gus Muhdlor minta ditambah satu lagi. Penambahan pompa itu kata Bupati Sidoarjo untuk mempercepat penyedotan genangan air yang menutup jalan raya. Selain itu, penyedotan harus dilakukan dengan cepat karena jalan depan Lippo Mall merupakan akses utama kendaraan menuju Sidoarjo barat dan arah sebaliknya menuju kota.

Baca juga: Ribuan Pemudik Diberangkatkan Bupati dari Pendopo, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk 5 Rute Favorit

“Semua bozem sudah dicek dan semuanya berfungsi dengan baik. Antisipasi ini dilakukan untuk persiapan siaga banjir. Termasuk pompa depan Lippo saya sudah instruksikan ke dinas PU BM SDA agar ditambah satu lagi,” katanya.

“Jalan depan Lippo ini akses utama, kendaraan yang lewat juga cukup padat ,  penyedotannya harus dilakukan dengan cepat supaya tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelas Gus Muhdlor.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo, Baznas Sidoarjo dan Jatim serta Yayasan Siantar Top Peduli Santuni Seribu Anak  Yatim

Meski semua sudah berfungsi dengan baik namun ada bozem yang menurut Gus Muhdlor mesinnya masih kurang besar. Ini diketahui saat mengecek langsung di kali Rangkah. Bozem dikali rangkah ini fungsinya untuk menarik air kiriman dari barat.

"Kapasitas pompa penyedotnya bisa diperbesar lagi, atau ditambah satu lagi. Ini kan fungsinya menarik air supaya yang dari barat bisa lancar mengalirnya ke timur," terang Gus Muhdlor.jn

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru