URDESA (Realita)- Beberapa menit sebelum dibunuh, korban berdebat dengan mantan agen ATM yang kemudian kembali dengan seorang teman, hingga akhirnya ditembak
Bryan Murillo, yang merupakan petugas Agencia de Tránsito Municipal (ATM), tewas ditembak pada dini hari tanggal 31 Mei 2025, di dalam sebuah kelab malam di Urdesa, dalam kasus kekerasan baru di kota tersebut.
Baca juga: Karyawan Klub Malam Ditembak Pengunjung yang Mabuk
Penembakan terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di Circunvalación Sur dan Todos los Santos, di utara Guayaquil.
Baca juga: Truk Tabrak Kerumunan Perayaan Tahun Baru di New Orleans AS, 15 Orang Tewas
Menurut para saksi, Murillo, 31 tahun, diduga berdebat dengan seorang mantan agen ATM di dalam tempat itu. Beberapa menit kemudian, pria itu kembali bersama seorang temannya, yang menembak korban.
Beberapa jam kemudian, Polisi Nasional tiba di tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan dan menemukan selongsong peluru, yang diyakini telah menyebabkan kematian Murillo.
Baca juga: 10 Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata di Bar Querétaro
Jasad korban dibawa ke Laboratorio de Ciencias Forenses Guayaquil untuk prosedur hukum yang diperlukan. Istri almarhum menyaksikan kejadian tersebut dan memberikan kesaksian tentang kejadian tersebut kepada polisi.aj
Editor : Redaksi