Unik, Wali Kota Kediri Bagikan Daging Kurban dengan Besek dan Daun Jati

realita.co
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati membagikan daging hewan kurban menggunakan wadah unik.

KEDIRI (Realita) - Unik, pembagian daging kurban oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati dibagikan menggunakan besek dari anyaman bambu dan daun jati.

Sebelumnya, Wali Kota Kediri menyerahkan hewan kurban sapi ke Takmir Masjid Al Khalid, yang berada di Kelurahan Semampir, Jumat, 6 Juni 2025.

Baca juga: Pegadaian Jatim Tebar Kepedulian di Iduladha 2026, 1.000 Paket Daging Kurban Dibagikan ke Warga

Pemilihan besek dan daun jati sebagai wadah daging kurban lantaran dibilai lebih ramah lingkungan.

"Menurut saya, hal ini sangat bagus dan perlu dicontoh oleh yang lainnya, menggunakan wadah ramah lingkungan untuk pendistribusian daging kurban,” kata Wali Kota Kediri, Sabtu, 7 Juni 2025.

“Ini juga salah satu upaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan," imbuhnya.

Wali Kota Kediri menjelaskan, upaya dalam mengganti wadah sekali pakai dengan wadah ramah lingkungan ini juga sebagai langkah nyata mewujudkan Kota Kediri MAPAN melalui program Sapta Cita, khususnya cita keempat, yakni Lingkungan Indah Berkelanjutan.

Baca juga: Idul Adha 1447 H, PDI Perjuangan Kota Batu Tebar Semangat Berkurban untuk Wong Cilik

Harapannya, hal tersebut juga sebagai langkah membangun budaya masyarakat yang lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan alam.

Pada kesempatan ini, Mbak Wali juga turut menyaksikan penyembelihan hewan kurban sekaligus membagikan daging kurban ke masyarakat sekitar.

Penyembelihan di Masjid Al Khalid dilakukan hari ini saja dengan total 12 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

Baca juga: PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing Kurban di Iduladha 1447 H

Daging kurban ini dibagikan ke masyarakat Kelurahan Semampir dan sekitarnya dengan jumlah kurang lebih ada 1.292 kotak.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Khalid, Slamet menjelaskan, sistem pembagian daging kurban ini menggunakan kupon yang telah diedarkan ke masyarakat sekitar.

“Insyaallah pembagian mulai pukul 13.00 WIB. Sebelum disembelih kondisi hewan kurban di sini juga sudah diperiksa oleh dokter hewan. Kondisinya semua juga baik dan daging kurban ini dapat dikonsumsi dengan aman oleh masyarakat," tuturnya. (Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru