YERUSALEM (Realita)- Parlemen Israel Knesset akan melakukan pemungutan suara untuk membubarkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Natanyahu, Rabu (11/6/2025).
Pemungutan suara ini diusulkan oleh kelompok oposisi menyusul serangkaian skandal melibatkan Netanyahu, seperti kasus korupsi yang berlarut-larut sejak beberapa tahun terakhir serta perang di Gaza.
Baca juga: Khianati Kesepakatan Gencatan Senjata, Netanyahu Perintahkan Militer Israel Serang Gaza lagi
Pemungutan suara hari ini menjadi pertaruhan bagi Netanyahu, apakah bisa mempertahankan koalisinya atau akan runtuh.
Politikus sayap kanan Partai Likud itu menghadapi tantangan berat karena mitra koalisi utama dari kelompok Yahudi ultra-ortodoks mengancam akan menarik dukungan.
Baca juga: Aneh! Netanyahu Bantah Lakukan Genosida di Gaza
Kelompok oposisi di parlemen hanya bisa menjatuhkan pemerintahan Netanyahu hanya jika mendapat dukungan dari kelompok ultra-ortodoks.
Masih ada peluang karena kelompok radikal tersebut sedang konflik dengan Netanyahu terkait kewajiban bagi komunitas mereka mengikuti wajib militer.
Baca juga: Makan Makanan Basi, Netanyahu Kena Radang Usus
Mitra koalisi ultra-ortodoks memutuskan hubungan dengan Netanyahu karena gagal meloloskan undang-undang (UU) yang membebaskan kelompok mereka dari wajib militer.
Namun ancaman kelompok ultra-ortodoks bisa jadi hanya berpura-pura banyak yang memperkirakan Netanyahu akan melakukan kesepakatan dengan kelompok tersebut di menit-menit terakhir.new
Editor : Redaksi