BURIRAM (Realita)- Akibat cemburu, seorang pria berusia 62 tahun menabrakkan kendaraan pickup nya ke arah sekelompok orang yang sedang minum-minum di mana mantan istrinya yang baru saja ia ceraikan 15 hari sebelumnya diam-diam berkencan dengan seorang polisi. Insiden tersebut melukai 7 orang, 2 di antaranya luka serius.
Pemengemudi mobil mengklaim bahwa insiden itu tidak disengaja, menurutnya, ia sedang membungkuk untuk mengambil telepon selulernya yang jatuh.
Rekaman CCTV dari sebuah restoran di Ban Sai Tho 5 Tai (Ban Sai Tho Ha Tai), Chanthaburi, distrik Ban Kruat, Provinsi Buriram, menunjukkan sekelompok pengunjung yang sedang duduk, minum, dan mengobrol tiba-tiba ditabrak oleh sebuah mobil. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 9 malam pada tanggal 2 Maret.
Kepolisian dari Kantor Polisi Ban Kruat yang memeriksa lokasi kejadian kemudian menemukan sebuah kendaraan pickup Toyota kabin tunggal berwarna putih terparkir di restoran tersebut. Bagian depan kendaraan rusak, dan pengemudinya, Bapak Somorn, berusia 62 tahun, melarikan diri dari lokasi kejadian.
Laporan awal menunjukan tujuh orang terluka merupakan : Bapak Suwich, 54 tahun; Ibu Boonchu, 56 tahun; Ibu Rungnipa, 42 tahun; Ibu Sompong, 46 tahun; Ibu Pensri, 34 tahun; dan dua orang lainnya, Ibu Somporn, 53 tahun, dan Ibu Anchalee, 42 tahun, mengalami luka serius. Semuanya dibawa ke rumah sakit.
Para wartawan mendatangi lokasi kejadian dan bertemu dengan Bapak Sunthorn, 49 tahun, salah satu orang yang duduk dalam kelompok tersebut. Ia menceritakan bahwa mereka sedang minum untuk merayakan sesuatu bersama delapan orang karena salah satu dari mereka akan pergi ke luar negeri. Ia melihat sebuah kendaraan pickup berputar-putar dua kali sebelum tiba-tiba menabrak meja mereka
Somchai, 55 tahun, seorang kerabat dari salah satu korban luka, mengatakan bahwa ia mengenal pengemudi itu dengan baik karena pengemudi tersebut adalah mantan suami dari keponakannya, Phensri, 34 tahun, yang juga minum bersama mereka. Ia yakin penyebabnya adalah kecemburuan atas hubungan mantan istrinya itu dengan seorang petugas polisi yang juga minum bersama mereka. Ia menduga bahwa ia datang dan melihat istrinya duduk di sebelah petugas polisi tersebut, yang memicu kecemburuannya dan membuatnya menabrak mereka.
Kemudian, wartawan berbicara dengan Bapak Somorn, pelaku, yang mengatakan bahwa ia tidak bermaksud menabrak restoran tersebut. Ia mengatakan bahwa ia sedang sibuk mengambil ponselnya yang jatuh di dalam mobil, dan ketika ia melihat ke atas lagi, mobilnya sudah menabrak restoran. Setelah kejadian itu, ia terkejut dan tangannya gemetar, sehingga ia kembali ke rumahnya yang berada di dekat situ untuk menenangkan diri.
Ketika ditanya apakah ia cemburu pada istrinya karena minum-minum dengan seorang polisi, Tuan Somorn mengatakan tidak. Ia mengatakan usianya sudah cukup untuk tidak cemburu pada apa pun. Ia telah menikah dengan istrinya selama 6-7 tahun, dan sekarang ia berusia 62 tahun sementara istrinya baru 34 tahun. Jika istrinya ingin bersama orang lain, ia tidak keberatan, meskipun ia baru mengetahui istrinya berpacaran dengan seorang polisi sekitar 15 hari setelah mereka bercerai. Ia bersikeras bahwa ia tidak cemburu.
Saat ini kepolisian belum mengajukan tuntutan terhadap Bapak Somorn dan sedang dalam proses memanggil semua pihak terkait untuk dimintai keterangan lebih lanjut.ktan
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-47298-cemburu-pria-62-tahun-tabrak-warga-yang-sedang-nongkrong