DEPOK (Realita) - Dalam rangka memperkuat komitmen menuju lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba, Rutan Kelas I Depok menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok dalam kegiatan penyuluhan bahaya narkotika dan pemeriksaan urine bagi petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (7/7/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di area Gazebo Rutan Depok dan menjadi salah satu langkah konkret untuk menekan penyebaran gelap narkotika di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Baca juga: Komjen Suyudi dan Keteladanan: Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Diri Sendiri
Kepala Rutan Kelas I Depok, Agus Imam Taufik, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jajarannya untuk mewujudkan zona bebas narkoba.
Selain sebagai bentuk deteksi dini, penyuluhan ini juga ditujukan untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang bahaya narkoba, baik bagi petugas maupun WBP.
"Kami bersinergi dengan BNN Kota Depok untuk melaksanakan penyuluhan dan tes urine kepada petugas dan perwakilan warga binaan secara acak. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam upaya memberantas peredaran gelap narkotika," ujar Agus.
Dalam kegiatan ini, kata Agus, total 86 peserta yang terdiri dari petugas dan warga binaan mengikuti pemeriksaan urine. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.
"Alhamdulillah, dari seluruh yang dites urine hari ini, hasilnya negatif semua," ungkap Agus.
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Jalani Tes Urine di BNNK Surabaya, Ini Hasilnya
"Ini menegaskan bahwa kami benar-benar serius menjaga Rutan Kelas I Depok tetap bersih dari narkoba," imbuh Agus.
Agus menyebut kegiatan serupa akan terus dilakukan, salah satunya rencana razia gabungan bersama BNN maupun Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya.
"Ini bukan yang terakhir. Dalam waktu dekat kami akan bersinergi lagi dengan BNN dan APH lain untuk sidak ke blok hunian," terang Agus.
Baca juga: Kalapas Kelas I Cipinang Beri Penghargaan untuk Pegawai Berprestasi
Sementara itu, Kepala BNN Kota Depok, Kombes Pol Raden M. Tohir Hendarsyah menuturkan pelaksanaan ini merupakan kegiatan kolaborasi sinergis antar instansi.
"Kami merasa ini sesuatu kegiatan yang sangat baik ya dan perlu dicontoh dengan instansi-instansi lain supaya di dalam institusinya sendiri itu bersih dari narkoba" beber Tohir.
"Kedepannya saya berharap tidak hanya rutan, mungkin di instansi-instansi lain juga bisa bekerjasama dengan kita dalam hal kegiatan seperti ini," tutup Tohir. Hry
Editor : Redaksi