BATU (Realita)- Upaya Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu untuk meningkatkan jumblah kunjungan wisatawan baik lokal mau pun mancanegara agar datang ke Kota Batu, salah satunya dengan mengadakan event berskala international yaitu " Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) Paragliding Accuracy League 2025 "
Event ini diikuti 20 atlet dari Jatim dan para atlet mancanegara dari Thailand dan Malaysia, total peserta 86 orang yang akan berlangsung mulai tanggal 17 sampai 20 Juli 2025, yang di buka secara resmi oleh Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto di Gunung Banyak. Jumat (18/7/2025)
Baca juga: Disiplin Waktu, Resep Dr. Yuni Jadi Multi-Talenta
Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto menjawab terkait keluhan Hotel dan restoran yang sepi pengunjung di tengah efesiensi. Semoga dengan adanya pelaksanaan BISTF ini bisa berdampak meningkatkan kunjungan wisatasan ke Kota Batu khusus untuk weekday.
" Karena ini event berskala International, kita sebagai tuan rumah dan memiliki venue paralayang sendiri yang pasti targetnya adalah juara.Terkait cabor paralayang di Porprov kemarin kota Batu tidak bisa meraih emas, saya mewakili Pemkot Batu minta maaf kepada masyarakat dan akan kita evaluasi kembali," ujar Heli Suyanto.
Baca juga: Wisata Perahu Air Susur Sungai Kalimas Dipercantik, Pemkot Surabaya Tambahkan Lintasan Zona Tematik
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Onny Ardianto mengatakan, BISTF Paragliding Accuracy League 2025 merupakan agenda rutin tahunan dan bisa meningkatkan pariwisata di Kota Batu khususnya sport tourism.
" Alhamdulilah antusiasme dari altet cukup luar biasa, banyak atlet yang sudah datang sebelum pelaksanaan seperti dari Thailand sudah lima hari yang lalu sudah datang, begitu juga Malaysia tiga hari yang lalu sudah ada di Kota Batu dan mereka mayoritas mengajak keluarganya," kata Onny Ardianto.
Baca juga: Ditegur Wali Kota Eri, Kadisbudporapar Minta Maaf Belum Koreksi Harga Sewa Venue AFF
Selain itu harapanya dengan adanya event ini dari atlet Jatim bisa meningkatkan prestasinya. Sedangkan untuk kostum yang dipakai para atlet seperti kostum ala pewayangan dan yang lainya hanya fampley dan memberi makna bahwa olahraga paralayang itu tidak berbahaya.Ton
Editor : Redaksi