KEDIRI (Realita) – Kota Kediri akan memiliki sekolah baru, hal ini menjadi salah satu Program Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, yakni Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri, Paulus Luhur Budi menjelaskan, sudah ada peninjauan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca juga: Kota Kediri Promosikan Tenun Ikat dan Pariwisata di Ajang JOGJA TIIT-SMEE EXPO 2025
“Sudah disurvei, Pak Sekjen dan Pak Dirjen juga turun langsung. Secara kajian dari Kemensos juga sudah clear,” ujarnya saat ditemui Realita.co, Senin, 28 Juli 2025.
Selain Kemensos, Paulus mengatakan, Kementerian PUPR juga sudah meninjau lokasi calon Sekolah Rakyat pada Juni 2025.
Peninjauan mencakup fisik dan teknis, seperti kontur tanah, luas tanah, akses jalan, hingga air bawah tanah.
“Sebenarnya sudah tidak ada halangan, terkait dengan luasan juga diperbolehkan untuk menambah,” katanya.
Baca juga: Kota Kediri Tampil di Jogja City Expo 2025, Kenalkan Tenun Ikat dan Potensi Wisata
“Nantinya supaya ada lapangan yang jadi satu dengan sekolah. Tapi jika tidak, bisa menggunakan lapangan yang ada di sebelahnya,” imbuh Paulus.
Untuk lokasi, kata Paulus, berada di Kelurahan Lirboyo dan dekat dengan Kantor Kelurahan Lirboyo. Sekolah Rakyat ini akan memiliki luas 5,196 hektare.
Nantinya, Sekolah Rakyat ini mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Baca juga: Mbak Wali Genjot Kinerja BUMD, Tegaskan Inovasi dan Layanan Prima untuk Tingkatkan PAD
Masing-masing jenjang pendidikan akan menampung dua rombongan belajar (rombel). Dalam satu rombel memiliki kapasitas 25 murid.
“Ini nantinya juga linier dengan pemberangkatan siswa dari Kota Kediri ke SRMP di Kota Batu. Jika sudah dibangun dan anak-anak masih menjalani proses pendidikan, akan ditarik ke Sekolah Rakyat yang ada di Kota Kediri,” ucapnya. (Kyo)
Editor : Redaksi