DELI SERDANG (Realita)- Seorang pemuda bernama Peri Andika (18) di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan hampir tewas akibat dibakar hidup-hidup.
Ia dibakar usai ketahuan mencuri 2 karung ubi dari perkebunan ladang milik kelompok Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot.
Baca juga: Maling Motor di Gubeng Surabaya Dibakar Massa
Terduga pelaku pembakaran ialah seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Deli Serdang, berinisial HR.
Kemudian, seorang oknum anggota Brimob Binjai inisial EH, diduga turut menganiaya.
Akibatnya, Peri mengalami lvka bakar di dada, tangan dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Jefri, rekan korban yang turut di4niaya menerangkan, kejadian berlangsung pada Rabu 6 Agustus kemarin, bermula ia dan kawannya bernama Jefri Santoso mencuri 2 karung singkong pagi harinya sekitar pukul 05:00 WIB.
Ternyata aksi keduanya ketahuan, dan mereka langsung melarikan diri meninggalkan sepeda motor dan 2 karung ubi.
Setelah berhasil kabur, ternyata keduanya ketakutan, sehingga sore harinya mereka memilih kembali ke kebun ubi untuk mengakui kesalahan, dan meminta maaf.
Kembalinya mereka pun setelah dipanggil untuk balik ke kebun ubi.
Di lokasi, ternyata sudah ada belasan orang yang menunggu mereka.
Baca juga: Ojol Asal Sidoarjo Dibakar Hidup-hidup oleh Penumpang Misterius di Sampang
Alhasil, keduanya digebvki ramai-ramai hingga sempat dit0dong pistol oleh diduga pemilik lahan.
"kami datang mau minta maaf karena kami sudah mencuri ubi mereka sebanyak 2 karung dan baru kali ini mencuri. Kami curi paginya, siangnya kami dipanggil untuk minta maaf,"kata Jefri, Selasa (12/8/2025).
"kami dipukuli di gubuk persatuan mereka, ada sekitar 13 orang. Saya ditodong pistol sama Pak Alimuda, dia ini yang punya lahan, pengurus IKDS,"sambungnya.
Kemudian, datang orang yang membawa bensin, lalu Peri dan Jefri dipisahkan ke gubuk lain.
Disinilah Jefri digebuki sekitar 8 orang, salah satunya oknum Brimob dan Peri dibakar.
Baca juga: Penderita Gangguan Jiwa Bakar Pengamen
"yang mukuli saya juga ASN sama brimob. saya gak mau damai kalau begini, gak terima. Setelah dibakar, Andika ini lari ke rumah."
Peri Andika (18) mengungkap awalnya hanya diancam akan dibakar.
Sebab ia sempat ditanya bisa tidak mengganti rugi ubi yang sudah dicuri, dan ia menyatakan bisa.ah
Editor : Redaksi