Situasi Kota Kediri Kembali Kondusif, Dindik Cabut Peraturan Siswa Belajar secara Daring

realita.co
Suasana di beberapa sekolah di Kota Kediri kembali menggelar KBM setelah sempat dilakukan secara daring. Foto: Prokopim

KEDIRI (Realita) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Pendidikan (Dindik) telah menghentikan peraturan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring.

Sebelumnya, Dindik menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.3.5/2148/419.109/2025 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Secara Daring di Satuan Pendidikan Tanggal 1 sampai 4 Semptember 2025.

Baca juga: Fraksi Gerindra DPRD Kota Kediri Kritisi Penyerapan Anggaran Minim hingga Jabatan Sekda Kosong

Hal tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi Dindik Kota Kediri bersama stakeholder terkait mengenai perkembangan situasi dan kondisi Kota Kediri yang telah kondusif dan aman.

"Atas dasar itu surat edaran yang sudah diterbitkan kami cabut tadi malam. Hari ini anak-anak sudah mulai KBM di sekolah secara normal kembali," jelas Moh Anang Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Selasa, 2 Septeber 2025.

Sebagai upaya antisipatif, Dindik juga telah menerbitkan beberapa peraturan, di antaranya: memperketat pengawasan peserta didik terutama jenjang SMP terkait penggunaan gadget untuk bermedia sosial, serta terkait aktivitas peserta didik di luar jam sekolah, seperti bimbingan belajar dan latihan.

Baca juga: Biaya Perbaikan hingga Rp1 Triliun, Beberapa Kota dan Kabupaten Ajukan Relokasi Gedung DPRD

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan lembaga Bimbel di Kota Kediri, terutama untuk SMP dan SMA agar sementara waktu melaksanakan pembelajaran daring. Untuk ekskul masih tetap berjalan tetapi kita batasi jamnya," ujarnya.

Anang juga mengimbau orang tua/wali murid untuk melaporkan posisi dan aktivitas yang sedang dilakukan anak kepada wali kelas setiap pukul 20.00 WIB melalui platform WhatsApp, serta melakukan antar jemput guna memastikan anak pulang tepat waktu.

Baca juga: Elektronik hingga Pohon, Barang Jarahan Dikembalikan ke Polres Kediri Kota

Melalui upaya tersebut Dirinya berharap dengan adanya dukungan dari semua pihak dapat mewujudkan Kota Kediri yang aman dan damai, sehingga aktivitas belajar mengajar bisa berjalan dengan normal.

“Hari ini tim memantau ke sekolah-sekolah dan kalau ada anak yang tidak masuk sekolah harus memastikan ke orang tuanya," pungkasnya. (Kyo)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru