KEDIRI (Realita) - Eko (15) salah satu warga Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri enggan meneruskan pendidikan ke jenjang sekolah menengah.
Anak pertama dari pasangan Kardiono (59) dan Prapti (33) ini seharusnya sudah mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester pertama tahun ajaran 2025-2026.
Baca juga: Mbak Wali Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, BLT, dan Apresiasi Atlet Berprestasi
Prapti mengatakan, anak pertamanya enggan meneruskan ke jenjang sekolah menengah karena ingin bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri.
Bahkan, Prapti dan Kardiono mengaku sudah membujuk Eko untuk melanjutkan jenjang pendidikannya.
"Anaknya mutung (ngambek.red) tidak mau sekolah, pengennya ke SKM Negeri 1," kata Prapti, Selasa, 9 September 2025.
Setelah mendaftar, ternyata Eko tidak lolos Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) di SMK Negeri 1 Kota Kediri.
Prapti mengaku, saat Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati berkunjung, memberikan pilihan sekolah lain yang sesuai dengan minat Eko.
Baca juga: Mbak Wali Pimpin Upacara HUT KORPRI dan Hari Guru Nasional
Menurut Prapti, Eko cukup susah dibujuk dan diberikan penjelasan untuk meneruskan pendidikan.
"Anaknya itu susah, tetap inginya sekolah tahun depan karena tidak masuk ke sana (SMKN 1)," ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Realita.co, Eko dikenal anak yang ramah dan cukup pendiam.
Baca juga: ATM Beras Mapan Resmi Beroperasi di 46 Kelurahan
Eko memiliki minat di bidang permesinan dan dia ingin melanjutkan ke SMK Negeri 1 Kota Kediri yang dinilai memiliki fasilitas yang baik di bidang mesin.
Terkait masalah ekonomi, hal ini bukan menjadi penyebab Eko enggan dan tidak melanjutkan jenjang pendidikan.
Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri baik Dinsos dan Dindik, berkoordinasi dengan Cabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri untuk memberikan solusi terbaik. (Kyo)
Editor : Redaksi