SANTO DOMINGO (Realita)- Penembakan di sebuah bar di Santo Domingo menewaskan setidaknya tujuh orang dan melukai empat orang.
Menurut laporan awal, diduga para penembak menyamar sebagai tentara saat melakukan serangan bersenjata terbaru ini.
Baca juga: Penembak Capres Kolombia Masih Berusia 15 Tahun
Pembantaian baru telah dilaporkan di Provinsi Santo Domingo de los Tsáchilas. Korban tewas setidaknya tujuh orang dan empat orang luka-luka.
Dalam gambar yang diunggah di media sosial, terlihat mayat-mayat tergeletak didalam ruangan biliar
Menurut penyelidikan awal, orang-orang yang menyamar sebagai tentara tiba di lokasi kejadian dengan sebuah kendaraan dan mulai menembaki para pengunjung biliar. Olga Benavides Cueva, kepala polisi di Santo Domingo, menyatakan bahwa serangan tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai empat orang, dua di antaranya luka parah.
Baca juga: Penembakan Massal di Sekolah Austria Tewaskan 10 Orang, Pelakunya Korban Bullying
Insiden penembakan tersebut terekam oleh salah seorang korban yang sedang live di TikTok.
"Tindakan kekerasan ini diduga sebagai respons terhadap perebutan kendali wilayah oleh kelompok kejahatan terorganisir dan kelompok bersenjata terorganisir," kata Benavides.
Kepolisian Nasional juga mengaktifkan Reward Plan 131 dan mengajak warga untuk memberikan informasi terkait kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan tersebut.
Baca juga: Sengketa Lahan, Nenek Tua Tembak Tiga Pria Muda, 1 Tewas
Ini bukan pertama kalinya insiden serupa dilaporkan di Santo Domingo. Pada Minggu dini hari, 17 Agustus, pembantaian lain terjadi di sebuah ruang biliar di provinsi ini, menewaskan tujuh orang.ga
Editor : Redaksi