SMKN 2 Lamongan Bantah Soal Permintaan Iuran Komite Senilai 4 Juta Rupiah Per Siswa

realita.co
Pintu Gerbang SMK Negeri 2 Lamongan di jalan Veteran. Foto: Defit

LAMONGAN (Realita) - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Lamongan, Roni Zuzun Nasution, membantah soal adanya informasi terkait undangan kepada seluruh wali siswa kelas X yang akan menyampaikan iuran untuk komite sebesar Rp. 4.000.000,- per siswa.

Hal itu ia katakan saat dikonfirmasi realita.co, yang sekaligus menjelaskan bahwa undangan tersebut hanyalah kegiatan silaturahmi.

Baca juga: Klarifikasi Kepala SD Madani Terkait Isu Wisuda dan Dugaan Pungutan Rp750 Ribu

"Tidak mas, itu info tidak benar. Hanya (undangan) silaturahmi biasa, tanpa ada embel-embel apapun. Tidak ada (iuran 4 juta rupiah) sama sekali," tegas Roni, saat dkonfirmasi realita.co melalui pesan Whats'ap nya, Sabtu (11/10).

Lebih lanjut, Roni menjelaskan jika kegiatan itu dilaksanakan pada hari ini, (11/10), perihal pengenalan pengurus komite dan sekolah kepada wali siswa kelas X pasca Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Baca juga: Ijazah Siswa SMKN 3 Depok Diduga Tertahan karena Tunggakan

"Kebetulan di sekolah kita sudah tradisi. Jadi tiap selesai MPLS, kita buat acara silaturahmi untuk memperkenalkan siapa saja ketua dan pengurus komite-komite di sekolah kami. Jadi hanya acara silaturahmi biasa, setelah selesai ya bubar, dan gak ada penyampaian-penyampaian, apalagi sampai menyebutkan nominal seperti itu," pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Cabang Dinas Pendikan Jawa Timur Wilayah Lamongan, Mustakim, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait hal tersebut. "Terima kasih informasinya," jawab Mustakim singkat.

Baca juga: Keberatan Iuran Komite Sekolah, Wali Murid SMPN di Kota Kediri Wadul Dewan

Reporter : Defit Budiamsyah

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru