GRESIK (Realita) - Puluhan pengendara sepeda motor menjadi korban insiden kecelakaan saat melintas di sepanjang jalan raya Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik akibat adanya sisa material tanah yang tercecer.
Informasi dihimpun, material berupa tanah tersebut diketahui berasal dari aktivitas muatan dump truk proyek urukan yang jatuh di tengah jalan dan tidak dibersihkan.
Baca juga: Tim Verifikator Nasional KKS 2025 Tinjau Kabupaten Gresik
Material tanah dari aktivitas proyek urukan itu membuat jalan semakin licin dan mengakibatkan puluhan pengendara sepeda motor tergelincir setelah diguyur hujan selama beberapa hari terakhir.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tidak sedikit warga yang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.
Baca juga: Seneng Main Borgol-Borgolan, Seorang Ibu di Lamongan Minta Bantuan Damkar
Mengenai hal tersebut, Kepala bidang (Kabid) Penegakan Hukum Daerah (Gagda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik Masdukan saat dikonfirmasi mengaku sejauh ini telah menerjunkan anggota ke lapangan untuk mengecek ke lokasi. “Sudah kami kirim anggota untuk turun ke lapangan,” kata Masdukan.
Ia menuturkan bahwa seluruh aktivitas proyek urukan tersebut saat ini diberhentikan. Selain itu, pemilik maupun penanggungjawab proyek urukan akan dipanggil, karena puluhan pengendara sepeda motor sudah menjadi korban kecelakaan akibat material tanah yang tercecer di tengah jalan.
Baca juga: Rayakan HUT Satpol PP dan Damkar, Wali Kota Eri Minta Jiwa Korsa Menular ke Semua Jajaran Pemkot
“Aktivitas sudah dihentikan, besok kita panggil pemilik maupun penanggungjawab proyek urukan ke kantor,” pungkasnya.
Reporter : M. Yusuf Al Ghoni
Editor : Redaksi