SUMENEP (Realita) – Ledakan yang diduga berasal dari mercon terjadi di Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa itu mengakibatkan satu rumah warga rusak berat dan dua orang mengalami luka-luka.
Rumah yang terdampak merupakan milik Pusadin (45), seorang petani setempat. Ledakan menyebabkan tembok kamar jebol dan bagian teras rumah runtuh.
Dua korban dalam kejadian tersebut adalah Ainul Yakin (37) dan Imroatus Shalihah (30). Ainul Yakin mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh serta luka robek di kepala. Sementara Imroatus Shalihah mengalami luka ringan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan warga sekitar, ledakan diduga dipicu bahan mercon. Tim Inafis Polres Sumenep juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi.
Barang bukti yang ditemukan di antaranya botol plastik bekas air mineral, potongan kertas yang digulung diduga untuk mercon, serta gulungan lakban atau isolasi.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto tiba di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk meninjau langsung TKP. Ia memastikan penanganan korban dan proses penyelidikan berjalan dengan baik.
Kapolres menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak rakitan sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
“Kejadian ledakan di Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, diduga kuat berasal dari bahan mercon. Ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar tidak membuat, menyimpan, maupun menggunakan bahan peledak rakitan karena dapat mengancam keselamatan jiwa,” ujar AKBP Anang.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut. Proses penyelidikan juga terus dilakukan untuk menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam peninjauan itu, Kapolres didampingi Kabag SDM Kompol Widiarti, Kasat Intel AKP Nurul Komar, Kapolsek Batuputih AKP Abu Mahdura, Kasat Reskrim Agus Rusdiyanto, Danramil Batuputih Letda Inf Santoso, serta unsur Muspika Kecamatan Batuputih.
Polres Sumenep juga mengimbau masyarakat agar tidak bermain atau merakit mercon, terutama menjelang momen tertentu yang rawan penggunaan bahan peledak rakitan. Hal itu demi mencegah kejadian serupa terulang dan menjaga keselamatan bersama. (haz)
Editor : Redaksi