Serap Hasil Pertanian, Pemkab Ponorogo-Pemkot Surabaya Jajaki Kerja Sama

realita.co
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu di Pringgitan beberapa waktu lalu.

PONOROGO (Realita)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini tengah intens menjajaki kerja sama di bidang ketahanan pangan. 

Hal ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertemu dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di rumah dinas bupati (Pringgitan.red), Minggu (26/09) kemarin.

Baca juga: Diduga Tak Taat Pajak, Wali Kota Eri Cahyadi Perintahkan Bapenda Periksa Rumah Makan AG Ny. Suharti

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, kerja sama yang bakal terjalin yakni penyerapan hasil komoditas pertanian dan peternakan di Ponorogo oleh Pemkot Surabaya seperti beras, sayur, ayam, dan telur yang setiap tahun selalu surplus. Hal ini diklaim dapat  membuat perekonomian petani dan peternak Ponorogo terdongkrak, kerja sama ini juga bertujuan untuk memangkas ongkos belanja Surabaya yang mendatangkan komoditas pangan dari luar Jatim.

"Kami punya surplus beras, sayur, empon-empon, telur, ayam dan lain sebagainya. Daripada beliau beli dari luar Jawa Timur. Ini mulai penjajakan. mungkin bulan depan sudah ada yang kongkrit ambil dari sini, sayur dari sini biar beputar kan indah banget," ujarnya, Rabu (29/09).

Baca juga: Eri Cahyadi Tegaskan Restoran, Kafe, dan Hotel di Surabaya Wajib Taat Pajak, yang Menolak Sistem Digital Diminta Tutup

Sugiri tidak menampik, bila kedatangan teman akrabnya di Ponorogo itu berawal dari urusan keluarga di Kecamatan Mlarak, dan singgah di Pringgitan untuk melepas rindu.

" Memang urusnya urusan keluarga ya, tapi karena kami bersahabat lama dan saling rindu kebetulan jika kemudian ditindak lanjuti dengan kerja sama antar daerah berupa saling menyerap produksi masing-masing maka akan kongkrit," ungkapnya.

Baca juga: Yunus Mahatma Akui Beri THR Rp20 Juta Tiap Tahun kepada Sekda Ponorogo Agus Pramono

Sugiri mengaku, kerja sama ini diharapkan selain membangun hubungan silahturahmi yang baik antar daerah, juga menepis stigma adu gengsi antar pemimpin daerah selama ini.

" Maka biar kongkrit, jadi hubungan antara wali kota bupati dengan bupati tidak hanya adu gengsi daerah, tapi bgaimana mencoba mendalami dan kerja sama yang indah," harapnya. lin

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru