LAMONGAN (Realita) - Dian Wisnu Al Afdhoni, warga Desa Pelangwot, Kecamatan Laren, Lamongan, pengendara mobil Suzuki APV bernomor polisi W 1345 AE bertuliskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Lembaga Larieta Bhakti Pertiwi Indonesia, meninggal dunia di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) usai mengalami kecelakaan menabrak pengendara becak bermotor (bentor) dan tiang listrik di Jalan Raya Desa Kendal Kemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (7/11) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Baca juga: Mobil Wuling Bertuliskan BGN SPPG Kecelakaan di Jalan Raya Babat Lamongan
"Benar, satu irang meninggal dunia di Rumah Sakit, bagian pengemudi mobil," kata Kasi Humas kepada Realita.co, Jum'at (7/11).
Seperti diketahui, sebuah mobil layanan gizi bertuliskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Nopol. W 1345 AE, mengalami kecelakaan di Desa Kendal kemlagi, Kecamatan Karanggeneng Lamongan.
Menurut saksi mata, Kholis (37), mobil itu melaju dari arah selatan menuju Karanggeneng dan tiba-tiba oleng hingga menabrak tiang listrik.
“Mobil tiba-tiba oleng ke kiri, lalu menabrak bentor dan tiang listrik di depannya. Bentornya rusak berat,” ujarnya kepada realita.co
Baca juga: Mobil Layanan Gizi MBG Tabrak Abang Becak dan Tiang Listrik di Lamongan
Korban Dian Wisnu Al Afdhoni mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) karena kondisinya parah hingga dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan mobil yang operasional dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik yang dikendarai, kondisinya rusak parah.
Sementara pengendara bentor bernama Anam, warga Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, mengalami luka ringan dan dibawa ke puskesmas terdekat.
Namun berdasarkan informasi mobil tersebut juga ditumpangi satu orang lainnya sebagai kernet. Namun belum diketahui keberadaanya lantaran diduga kabur.
Saat ini pihak kepolisian sampai saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut terkait terjadinya insiden kecelakaan tersebut.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi