SAMBAS (Realita)- Warga Kompleks Taman Sungai Raya Blok A 02, Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, digemparkan dengan penemuan seorang bidan bernama Novika Sari, Amd.Keb (30) staf di Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, yang meninggal dunia akibat gantung diri pada tanggal 7/11/2025 pagi.
Bidan cantik bertubuh sintal itu bunuh diri dengan menggantung diri pakai kerudung miliknya yang diikat di teralis jendela kamar kontrakan.
Baca juga: Anak 8 Tahun Jadi Saksi Kunci Tragedi Gantung Diri Ibu dan Adiknya
Diduga Bidan Novi mengalami depresi akibat masalah asmara dan bisnis yang tengah dihadapinya.
Aiptu Ade menjelaskan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Romadhon (36) yang merupakan kekasih dan rekan bisnis korban. Sebelum kejadian, Bidan Novi masih beraktivitas seperti biasa untuk berangkat ke kantor.
Sekitar pukul 08.30 WIB, Bidan Novi sempat menghubungi pacarnya lewat video call sambil menangis membicarakan tentang pernikahan mereka serta bisnisnya itu.
Korban juga meminta pacarnya agar segera datang ke rumahnya. Setibanya di lokasi, saksi mendapati pintu kamar korban terkunci dari dalam.
Setelah berulang kali memanggil namun tak ada jawaban, saksi akhirnya mendobrak pintu. Saat itulah ia menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung dengan kain kerudung menjerat leher di teralis jendela.
Baca juga: Suami Selingkuh, Istri Ajak Anak Gantung Diri
Setelah melilitkan kerudungnya, Bidan Novi diduga meloncat dari atas kasur hingga menggantung sekitar 10cm dari lantai kamarnya
Saat ditemukan menggantung, Bidan Novi dalam kondisi mengenaskan dengan lidah menjulur panjang, mengeluarkan kotoran dari dubur dan mengeluarkan cairan warna putih dari vaginanya.
Saksi lalu memanggil warga untuk menurunkan korban. Setelah diturunkan ternyata nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diduga kuat murni gantung diri.
Baca juga: Karyawan Toko Bangunan Ditemukan Meninggal di Rumah Sewaan
Menurut teman kerjanya, Bidan Novi dikenal periang dan ramah. Di kantornya juga tidak memiliki masalah. Bahkan korban sebentar lagi diangkat menjadi Bidan PPPK.
Namun sayang, takdir berkata lain. Saat diperiksa HP korban berisi rekaman tangisan korban bersama kekasihnya itu diduga kuat menjadi motif korban mengakhiri hidupnya.
Saat ini jenazah korban akan segera dimakamkan di kampungnya. Ibu korban Hajah Lili Sumanti juga sudah mengikhlaskan kematian anaknya itu.pas
Editor : Redaksi