BATU (Realita)- Sesuai visi misi Wali kota dan Wakil Walikota Batu, Kepala Dinas Diskumperindag, Aries Setiawan pihaknya memiliki cita-cita di tahun 2026 ini menargetkan memiliki mesin fress Dray yaitu menggoreng kripik tanpa minyak tetapi memakai teknologi melalui pembekuan di angka -16 derajat.
Hal ini sudah dianggarkan di tahun 2026 sayang hanggar tempat menaruh mesinnya belum ada sehingga kadis Diskumperindag Kota Batu sambatan di hadapan Wakil Menteri Usaha Mikro, dan Menengah RI, Helvi Yuni Moraza dan Wakil Direktur BRI yang di Saksikan Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto .
Baca juga: Kepala Disperkim Kota Batu Tegaskan Perda PSU Capai Tahap Penyempurnaan
Saat diskusi ringan antara Wamen UMKM RI bersama Pemkot Batu dan komunitas pelaku UMKM yang berlangsung di Paolo Cafe kota Batu. Kamis (20/11/2025) malam.
Kadis Diskumperindag Kota Batu, Aries Setiawan juga memaparkan beberapa keberhasilan Kota Wisata Batu diantaranya, telah memiliki holding UMKM dan Koperasi. Begitu juga pertumbuhan ekonomi akhir tahun 2024 sesuai data BPS melampaui rata-rata tingkat Provinsi mau pun nasional.
" Bisa kami jelaskan pertumbuhan ekonomi di kota wisata Batu didukung mayoritas dari sektor perdagangan, usaha mikro, pariwisata dan pertanian. Karena usaha mikro menjadi salah satu faktor pendorong ekonomi yang paling tinggi di Kota Batu. Pendapatan perkapita ditahun 2024 mencapai diangka 99,4 juta pertahun diatas rata-rata Provinsi dan Nasional
Baca juga: Keluarga Besar Divif 2 Kostrad Sambut Panglima Baru
Sementara itu Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza menyampaikan, maksud dan kedatangnya untuk menindaklanjuti keinginan dari kontitensi Pemkot Batu untuk menumbuh kembangkan dan menaik kelaskan UMKM di Kota Batu.
" Saya sempat kaget diperkenalkan dengan pilot project Kota Batu dengan desa wisata UMKM. Ada dua kesimpulan yang pertama adalah meminta kehadiran negara yang artinya saya sudah bekerja loh, dan kedua bagaimana memfasilitasi terkait hal ini seperti yang disampaikan memiliki mesin tetapi tidak memiliki rumahnya," ujar Wakil Menteri.
Baca juga: Kolaborasi Harmonis Pemkot Batu Bersama PHRI Sajikan Kuliner Bintang Lima Harga Kaki Lima
Dari kesimpulan yang ada terutama dari segi permodalan makanya Wakil Menteri UMKM RI yang kebetulan membawa Wakil Direktur BRI, Agus Susanto yang membidangi usaha mikro. Karena disini adalah komunitas dari nasabah BRI tentu pihaknya kembalikan kepada BRI.
" Ikhtiar secara kementerian, saya sudah memasukan hal itu keanggaran tahun 2026 yaitu masalah lingkungan dan pusat ke daerahan, saya juga sudah memasukan Kota Batu dengan dasar sebagai pilot project desa wisata UMKM," pungkas Wakil Menteri UMKM RI. (Ton)
Editor : Redaksi