Dugaan Korupsi Bupati Ponorogo, KPK Obok-Obok Kantor PT Widya Satria di Surabaya

realita.co
Para petugas KPK di kantor PT WS, Rabu (26/11/2025). Foto: Yus

SURABAYA (Realita) – Kantor pelaksana proyek pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Surabaya digeledah KPK, Rabu (26/11).

Penggeledahan ini masih terkait kasus suap jual beli jabatan yang dilakukan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko cs.

Baca juga: Yunus Mahatma Akui Beri THR Rp20 Juta Tiap Tahun kepada Sekda Ponorogo Agus Pramono

Dari informasi yang dihimpun, KPK menemukan bukti dan petunjuk baru terkait dugaan korupsi pembangunan Monumen Reog saat menangani kasus suap pengurusan jabatan, suap proyek pengadaan, serta penerimaan gratifikasi yang berawal dari OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Meskipun pembangunan Museum Reog berjalan lancar, PT Widya Satria (WS), yang berada di jalan Ketintang Permai Surabaya sebagai kontraktor pelaksana dengan nilai kontrak sekitar Rp 73,875 miliar ini pun turut menjadi sorotan masyarakat.

Baca juga: Yunus Mahatma Akui Terima Rp187 Juta, Sebut Uang untuk Diserahkan ke Heru Sangoko

Sorotan publik terhadap PT WS muncul sejak awal pengumuman pemenang lelang.

Kantor perusahaan konstruksi di Surabaya ini diketahui berada dalam satu kelurahan dengan kediaman pribadi Bupati Sugiri Sancoko saat dirinya menjabat.

Baca juga: Sidang Sugiri Ungkap Kaitan Pendanaan Pilkada dan Proyek RSUD, Nama Heru Sangoko Terseret

Proyek Museum Reog sendiri masih berjalan dan mendekati penyelesaian struktur utama. Pembangunan fisik MRMP tahap I yang fokus pada struktur utama monumen Reog dilaporkan telah mencapai sekitar 98�n ditargetkan rampung sepenuhnya pada pertengahan 2025.ys

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru