MADIUN (Realita) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun berkomitmen membersihkan keberadaan handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).
Komitmen ini ditunjukkan dengan deklarasi zero Halinar oleh seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lapangan upacara Lapas Kelas I Madiun, Sabtu (2/10/2021). Acara ini dimulai dengan pembacaan deklarasi oleh pegawai dan WBP, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menciptakan Lapas zero Halinar.
Baca juga: Kelas Inspirasi Madiun 11, Menyalakan Mimpi Anak-Anak Gemarang Melalui Cerita dan Keteladanan
“Jika ada tindakan petugas yang sekiranya menyinggung atau menyakiti warga binaan, kami mohon maaf, hal itu semata karena bentuk dari penegakan disiplin dan aturan di dalam Lapas," kata Kepala Lapas I Madiun, Asep Sutandar.
Baca juga: Tahanan Kasus Dugaan Penyimpangan Dana BKK di Madiun Meninggal usai Alami Sesak Napas
Menurut Asep, deklarasi ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen pegawai dan WBP agar tidak melakukan pelanggaran, termasuk mengharamkan barang terlarang masuk ke dalam Lapas.
Baca juga: Lapas Cipinang dan IBI Kosgoro 1957 Teken Kerja Sama
"Demikian juga apabila ada warga binaan yang bertingkah laku kurang sopan dan tidak sesuai aturan untuk bisa segera merubah sikap demi keharmonisan kehidupan di dalam Lapas. Mari kita wujudkan Lapas I Madiun bersih dari Halinar," ujarnya.paw
Editor : Redaksi