JEPANG (Realita) – Sebuah gempa besar mengguncang Jepang pada Senin malam, 8 Desember 2025, sekitar pukul 23.11.09 waktu Jepang atau 21.11.09 WIB.
Gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 ini mengguncang wilayah Hokkaid, Thoku, Kant, Chbu, dan sejumlah daerah sekitarnya. Pusat gempa berada di lepas pantai timur Prefektur Aomori dengan kedalaman sekitar 44 kilometer.
Baca juga: Jepang Utara di Guncang Gempa 7,4! Kemenlu: Kita Intensif Komunikasi dengan KBRI di Tokyo
Guncangan kuat dirasakan selama 30 detik hingga 1 menit, membuat warga berhamburan keluar rumah dan memicu respons darurat dari otoritas Jepang. Pemerintah sempat mengeluarkan peringatan tsunami sebelum akhirnya menurunkannya menjadi advisori. Meski begitu, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menindaklanjuti situasi tersebut, KBRI Tokyo mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal atau berada di wilayah terdampak.
Baca juga: PBB Tegaskan Istilah “Bencana Alam” Tidak lagi Digunakan, Kenapa?
WNI diimbau tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan, mengikuti instruksi otoritas setempat, memantau informasi terbaru dari sumber resmi, serta memastikan jalur evakuasi di tempat masing-masing.
KBRI juga menyarankan agar WNI menyiapkan tas darurat yang berisi dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan esensial bila evakuasi diperlukan.
Baca juga: Dua Bulan Persiapan, Drill Gempa Tsunami Berjalan Lancar
Hingga saat ini, KBRI melaporkan tidak ada WNI yang menjadi korban akibat gempa tersebut. Hotline kedaruratan tetap dibuka untuk membantu WNI yang membutuhkan informasi atau bantuan lebih lanjut.mag
Editor : Redaksi