Khamim Tohari Dukung Pembelian Lahan Konservasi oleh Pemkot Batu

realita.co

BATU (Realita)- Perwakilan warga desa, Bumiaji, Bulukerto, Sidomulyo meminta dengan tegas kepada DPRD Kota Batu selaku wakil rakyat agar bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota untuk mendorong agar lahan tersebut tetap menjadi kawasan konservasi demi kelestarian sumber mata air Umbul Gemulo. 

Penegasan tersebut disampaikan langsung kepada anggota Komisi A DPRD Kota Batu, Khamim Tohari di tempat kediamannya untuk meminta dukungan atas keluhan masyarakat akan masa depan sumber mata air yang menghidupi di wilayah tiga desa. Minggu (1/2/2026) 

Baca juga: Pansus DPRD Kota Batu Tolak Pemindahan Bidang Pora ke Dinas Pariwisata

Bahkan perwakilan warga dari tiga desa bersepakat agar lahan tersebut bisa di beli Pemerintah Kota Batu  sehingga jadi milik pemerintah untuk lebih mudah mengontrolnya. 

Salah satu perwakilan warga Desa Bulukerto, Haris mengatakan, masalah ini juga pernah disampaikan kepada Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto saat pertemuan, alhamdulilah direspon dengan baik dan akan segera direalisasikan. 

" Saya berharap agar secepatnya bisa segera terealisasi sehingga masyarakat bisa tenang dan ancaman akan sumber mata air ini tidak akan terjadi. Tiga kepala desa juga sepakat agar kawasan tersebut tetap menjadi lahan konservasi," ucap Haris. 

Baca juga: Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Batu Gelar Festival “Operasi Anak Saleh” Sambut Idul Adha 1447 H

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, S.Sos.,sangat mendukung apa yang disampaikan perwakilan warga terkait langkah yang ditempuh untuk mempertahankan lahan konservasi untuk melindungi sumber mata air Umbul Gumulo. 

" Nanti rencananya kami akan membahas masalah ini bersama teman-teman fraksi dengan segera memanggil dinas terkait. Secepatnya kita hering dengan Pemkot Batu untuk pembelian tanah tersebut," ujar Khamim Tohari. 

Khamim Tohari menambahkan, yang pasti tujuannya adalah untuk melindungi sumber mata air agar tidak dibangun oleh pihak lain. Ia juga tetap mendorong langkah-langkah yang di ambil masyarakat dari, Bumiaji, Bulukerto dan Sidomulyo. 

Baca juga: Curas Berkedok Kencan Online di Batu Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap di Rumah Kos

" Kami pada saat itu sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat yaitu dengan Kepala Desa Bulukerto mereka tetap menolak ada pembangunan disana. Berapa pun uangnya, masyarakat tetap menolak melainkan meminta kepada Pemkot untuk membeli lahan itu," pungkasnya. 

Hadir tiga perwakilan warga desa yaitu, Jumadi pelaksana Hipam Bumiaji, Haris Bulukerto, Haryadi ketua Hipam Sidomulyo dan warga masyarakat. (Ton)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru