SEKITAR 10 hari terakhir puasa selama Ramadah, tubuh lebih terbiasa dengan proses puasa. Seseorang akan lebih berenergi dan mengalami peningkatan daya ingat dan konsentrasi.
Pada tahap ini, organ-organ sedang menyelesaikan proses penyembuhan. Setelah semua racun dikeluarkan, tubuh mampu berfungsi pada kapasitas maksimalnya.
Baca juga: Selama 30 Hari Puasa, Tubuh Lakukan Pembersihan Besar-besaran
Ahli endokrinologi juga mengamati bahwa puasa dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, yang bermanfaat bagi pengidap diabetes atau berisiko terkena penyakit tersebut.
Baca juga: Ramadhan Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Kota Cilegon
Ahmed BaSaeed, konsultan endokrinologi, penyakit metabolik, dan penyakit dalam di The First Clinic di Jeddah, mengatakan puasa dapat meningkatkan kadar gula darah, terutama bagi pasien diabetes tipe 2, karena kita mengurangi jumlah asupan makanan dan tidak diperbolehkan makan pada siang hari.
Baca juga: Warga Muhammadiyah di Gresik, Sholat Teraweh Malam Ini
"Puasa membantu mendorong gaya hidup yang lebih sehat dengan mengurangi kalori, gula, minuman soda, dan pati, sehingga mendorong penurunan berat badan," katanya.ik
Editor : Redaksi