JEPARA (Realita)- Ambisi Persebaya Surabaya untuk menempel ketat zona empat besar (Championship Series) harus tertunda.
Persebaya Surabaya dipaksa pulang dengan tangan hampa oleh Persijap Jepara setelah dihajar 1-3 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara pada Sabtu (21/2/2026) malam.
Baca juga: Apes, Persebaya Susah Menang di Kandang
Kekalahan ini membuat Persebaya tertahan di peringkat ke-5 klasemen sementara.
Anak asuh Bernardo Tavarez ini mengoleksi 35 poin dari 22 pertandingan, tertinggal cukup jauh, yakni enam poin, dari Malut United yang berada di batas akhir zona empat besar (41 poin).
Sementara itu, bagi Persijap, tambahan tiga angka mengantarkan mereka naik ke peringkat 16 dengan 18 poin, berusaha menjauhi dasar klasemen.
Persebaya dibuat tak berdaya oleh Persijap selama 90 menit pertandingan. Seluruh serangan yang dibangun Persebaya mampu dibaca.
Lini belakang Bajul Ijo dengan mudah diobrak-abrik oleh Wahyu Hamisi dan kolega.
Gawang Persebaya yang dijaga oleh Ernando Ari Sutaryadi jebol untuk pertama kali pada menit ke-32 setelah gagal membendung tendangan Iker Guarrotxena hasil kombinasi manis dengan Lucas Morelatto. Gol pemain asal Spanyol itu, mengubah skor menjadi 1-0.
Baca juga: Ada Peran Bernardo Tavares Dalam Kemenangan Besar Persebaya vs Persijap
Tertinggal satu gol, Persebaya berusaha meningkatkan intensitas serengan. Tapi usaha yang digencarkan Bruno Moreira dan tim ke arah gawang Persijap masih bisa diamankan oleh Sendri Johansah kiper.
Persebaya gagal memperkecil kedudukan, dan skor 1-0 itu bertahan hingga pertandingan tuntas.
Beranjak ke babak kedua, Persebaya tampil lebih menekan, namun lagi-lagi kreasi serangan yang dibangun anak asuh Tavares dengan mudah digagalkan skuad Laskar Kalinyamat.
Tidak mampu menyamakan kedudukan, Persebaya justru kecolongan pada menit ke-71 setelah tendangan terukur Alexis Gomez mengalir deras ke gawang Persebaya. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Laskar Kalinyamat.
Baca juga: Persebaya Gunduli Persijap 4-0, Uston Nawawi Buktikan Diri Bukan 'Kaleng-Kaleng'
Persebaya semakin sempoyongan menghadapi Persijap yang dinahkodai Mario Lemos. Tekanan yang dilancarkan Gali Freitas hingga Francisco Rivera tidak bisa membongkar pertahanan Laskar Kalinyamat.
Pada menit 90+4 Persebaya mendapat angin segar setelah wasit memberi hadiah penalti imbas pelanggaran pemain Persijap terhadap Gali Freitas di dalam kotak terlarang.
Bruno Moreira yang menjadi algojo sukses menjawab kepercayaan tim dengan mencetak gol. Skor menjadi 2-1, skuad Bajul Ijo memperkecil kedudukan.
Namun sayang, gol lewat titik putih penalti itu hanya menjadi gol hiburan semata, setelah Persijap kill the game menit 90+11 lewat finishing Iker Guarrotxena. Kombinasi umpan silang antara Iker dengan Alexis Gomez menutup rangkain pesta kemenangan Persijap atas Persebaya. Persijap menang 3-1.ind
Editor : Redaksi