Rumah Warga Sukorejo Ponorogo Dibobol Saat Tarawih, Kerugian Ditaksir Rp 64 Juta

realita.co
Ilustrasi pembobolan. Foto: istimewa

PONOROGO (Realita)- Rumah milik Sutarman, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dibobol pencuri saat ditinggal sholat tarawih di masjid setempat, Minggu (1/3).

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 64 juta.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS, Spesialis Pembobol Rumah Mewah

Peristiwa itu terjadi ketika Sutarman bersama istrinya meninggalkan rumah untuk menunaikan ibadah tarawih pada malam Ramadan. Rumah dalam kondisi kosong dan telah dikunci rapat.

“Saat ditinggal, saya dan istri ke masjid. Rumah dalam keadaan kosong, jendela dan pintu sudah terkunci rapat,” ujar Sutarman dengan nada lemas, Minggu (1/3).

Sekitar pukul 21.00 WIB, Sutarman dan istrinya kembali ke rumah. Namun, ia merasa ada kejanggalan karena lampu kamar yang sebelumnya dipadamkan justru dalam kondisi menyala.

Kecurigaan itu terbukti setelah ia memeriksa bagian depan rumah. Engsel jendela diketahui telah rusak akibat dicongkel paksa. Pelaku diduga masuk melalui jendela tersebut, kemudian mengacak-acak isi kamar dan melarikan diri melalui pintu belakang.

Sutarman mengatakan, sejumlah barang berharga yang disimpan di dalam lemari dan digantung di kamar telah raib. Uang tunai yang disimpan di dompet maupun rak toko juga hilang.

Baca juga: Modus Pencurian Rumah Kosong di Depok Terbongkar, Polisi Ungkap Cara Pelaku Tentukan Target

“Saya cek barang berharga di lemari sudah tidak ada. Uang di dompet dan di rak toko juga hilang. Total kerugian saya perkirakan mencapai Rp 64 juta,” kata dia.

Adapun barang yang hilang meliputi berbagai jenis perhiasan emas serta uang tunai, termasuk uang modal usaha yang disimpan di rak toko.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, korban melaporkan peristiwa itu kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Sukorejo.

Kapolsek Sukorejo membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan pemberatan tersebut. Saat ini, penyidik tengah melakukan pengembangan dan menyisir area sekitar lokasi kejadian untuk mencari petunjuk.

Baca juga: Ketahuan Bobol Rumah, Maling Lari hingga Kakinya Terlindas Kereta

“Kami sedang melakukan pengembangan dan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran,” ujar Kapolsek Sukorejo.

Meski rumah korban tidak dilengkapi kamera pengawas (CCTV), kepolisian berupaya mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV milik warga maupun fasilitas umum di sekitar lokasi.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan lingkungan melalui kegiatan siskamling serta memastikan rumah terkunci ganda saat ditinggalkan guna meminimalkan potensi tindak kejahatan. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru