Seorang Wanita Tewas Dalam Rumah yang Terbakar

realita.co

SEORANG teman dari wanita yang diduga dibakar hidup-hidup oleh pasangannya di Medellín angkat bicara: "Dia bilang akan memanggil petugas pemadam kebakaran dan tidak pernah kembali."

Sebuah ledakan di dini hari mengejutkan warga lingkungan San Pablo di distrik Popular, Medellín. Apa yang tampak seperti kebakaran rumah akhirnya berubah menjadi penyelidikan pembunuhan perempuan.

Baca juga: Ruko Laundry Dilalap Api, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka Bakar

Keheningan pagi buta terpecah sekitar pukul empat pagi di lingkungan San Pablo, Medellín. Ledakan keras membangunkan para tetangga, yang segera keluar ke jalan tanpa menyadari bahwa mereka sedang menghadapi dugaan tindak kriminal.

Api dengan cepat melahap sebuah rumah di area tersebut. Di tengah asap dan kekacauan, seorang pria muncul dari rumah yang terbakar dan menghilang tanpa jejak.

Menurut saksi mata, orang yang ditemukan tewas itu adalah Selene Roldán (25 tahun)

Para tetangga sempat berusaha memadamkan api sebelum layanan darurat tiba. Seorang tetangga dan teman korban, yang masih tidak percaya dengan apa yang terjadi, menceritakan bagaimana semuanya bermula.

"Pukul 4:30 pagi, suami saya mendengar ledakan yang sangat keras. Pria itu (yang diduga sebagai rekan kerja temannya) keluar dan mengatakan bahwa wanita itu tidak akan keluar, lalu pergi dengan sepeda motor, katanya untuk menelepon pemadam kebakaran, dan tidak pernah kembali," kenangnya. Menurut kesaksiannya, pria itu mengenakan jumpsuit hitam, celana pendek hitam, dan topi hitam.

Beberapa tetangga mencium bau bensin yang menyengat dari beberapa wadah yang tampaknya ditinggalkan begitu saja di dekat rumah tersebut.

Saat mereka berhasil memasuki gedung, pemandangan berubah sepenuhnya.

Seorang pemuda yang tinggal di lantai tiga adalah orang pertama yang masuk dan menemukan wanita itu masih terbakar dalam kobaran api

Baca juga: Korsleting Komputer Picu Kebakaran di RSUD Caruban Madiun, Ruang Loket Rawat Jalan Hangus Terbakar

Warga sekitar berhasil memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, yang menurut saksi mata, datang terlambat dan tanpa peralatan yang memadai untuk mengendalikan keadaan darurat.

Setelah api berhasil dipadamkan, tetangga menemukan jenazah Selene di dalam rumah. Petugas pemadam kebakaran memberitahu pihak berwenang kehakiman, dan CTI (Korps Investigasi Teknis)

Selama pemeriksaan, penyidik ​​mendeteksi jejak darah di tempat kejadian, yang menyebabkan kasus tersebut diklasifikasi ulang sebagai pembunuhan dan bukan sebagai kebakaran bangunan biasa.

Misteri utamanya terjadi pada pria yang meninggalkan rumah saat kebakaran terjadi.

Keberadaannya masih belum diketahui, meskipun tetangga mengklaim bahwa dia tinggal bersama korban.

Baca juga: Rumah Dibakar Massa, Pelaku Pembacokan Patrol Sahur di Gresik Akhirnya Ditangkap

Teman Selene menyatakan bahwa wanita muda itu telah tinggal di daerah tersebut selama sekitar satu tahun dan menggambarkannya sebagai orang yang pekerja keras dan pendiam.

"Dia tinggal bersama orang yang melakukan ini padanya," katanya, sambil mengungkapkan namanya, sementara pihak berwenang memastikan apakah itu orang yang sama.

Para tetangga bahkan membantu menemukan keluarga korban melalui media sosial, karena hampir tidak ada yang memiliki kontak langsung dengan kerabatnya.



Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru