LOS ANGELES (Realita) - Leonid Radvinsky, miliarder pemilik platform konten berlangganan OnlyFans, dikabarkan meninggal dunia pada usia 43 tahun.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak perusahaan pada hari Senin waktu setempat.
"Kami sangat sedih mengumumkan wafatnya Leo Radvinsky. Leo meninggal dunia dengan tenang setelah perjuangan panjang melawan kanker," ujar juru bicara perusahaan dalam pernyataan resminya dikutip dari APNews.
Radvinsky dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang tampil di depan publik. Namun, pengaruhnya sangat besar setelah mengakuisisi OnlyFans pada 2018. Ia berhasil mengubah model bisnis industri konten dewasa menjadi berbasis langganan yang memungkinkan kreator memonetisasi karya mereka secara langsung kepada penggemar.
Pihak keluarga telah meminta privasi dalam masa berkabung ini. Tidak disebutkan jenis kanker apa yang dialami Radvinsky sebelum tutup usia.
Baca juga: Masalah Prostat, Momok bagi Pria Usia 50 Tahun ke Atas
Kanker, penyakit yang merenggut nyawa Radvinsky di usia yang relatif muda, merupakan kondisi medis yang terjadi ketika sel-sel di bagian tubuh tertentu tumbuh dan mereplikasi diri secara tidak terkendali.
Secara normal, sel-sel tubuh tumbuh dan membelah untuk membentuk sel baru sesuai kebutuhan tubuh. Ketika sel-sel tersebut menua atau rusak, mereka akan mati dan digantikan oleh sel baru. Namun, pada pasien kanker, proses ini terganggu.
Hingga saat ini, kanker tetap menjadi salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Para ahli medis menekankan bahwa peluang kesembuhan akan jauh lebih tinggi jika kanker dideteksi pada stadium awal.
Baca juga: MA Perberat Hukuman Dea OnlyFans, Kini Jadi 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta
Pemeriksaan kesehatan secara rutin (medical check-up) dan peka terhadap perubahan kecil pada tubuh seperti benjolan yang tidak biasa atau nyeri yang menetap sangatlah krusial untuk mendeteksi kanker.ik
Editor : Redaksi