Lonjakan Penumpang Bus Lebaran 2026 di Terminal Purboyo Madiun Tembus 142 Persen, Arus Balik Paling Padat

realita.co
Aktivitas angkutan bus selama periode Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Purboyo, Kota Madiun, mengalami peningkatan signifikan. Foto: Yatno

MADIUN (Realita) - Aktivitas angkutan bus selama periode Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Purboyo, Kota Madiun, mengalami peningkatan signifikan.

Jumlah penumpang yang berangkat tercatat melonjak hingga 142,98 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca juga: H+6 Idul Fitri, Kakorlantas: Jumlah Laka Turun 30 Persen dan 60 Persen Kendaraan Arah Balik Jakarta

Berdasarkan data operasional selama H-8 hingga pasca Lebaran, total penumpang yang berangkat mencapai 249.989 orang, sementara penumpang yang datang tercatat sebanyak 239.431 orang. 

Tidak hanya dari sisi penumpang, peningkatan juga terlihat pada pergerakan armada bus. Sebanyak 14.480 bus tercatat berangkat dan 14.478 bus datang, atau mengalami kenaikan sekitar 67 persen dibanding tahun lalu.

Puncak arus balik terjadi pada H+4 Lebaran, tepatnya 25 Maret 2026, dengan jumlah penumpang berangkat mencapai 21.863 orang dalam sehari. Sementara itu, puncak arus mudik tercatat pada H-2, dengan jumlah penumpang datang mencapai 19.218 orang.

Perwakilan PO Restu Panda, Anto, mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang pada tahun ini terasa lebih tinggi, terutama saat arus balik. Ia memperkirakan peningkatan jumlah penumpang di perusahaannya berkisar antara 10 hingga 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni Terkendali Meski Padat

“Untuk tahun 2026 ini memang lebih ramai, terutama saat arus balik. Mayoritas penumpang didominasi tujuan Surabaya,” ujarnya pada Senin (30/3/2026).

Di sisi lain, salah satu penumpang bernama Widodo mengaku memilih bus sebagai moda transportasi utama karena dinilai lebih praktis dan efisien. Ia mencontohkan perjalanan dari Nganjuk ke Bogor yang bisa ditempuh langsung tanpa harus berganti moda transportasi.

“Kalau naik bus dari Nganjuk bisa langsung ke Bogor. Kalau kereta harus transit ke Jakarta dulu, jadi lebih simpel naik bus,” katanya.

Baca juga: Arus Penyeberangan H+3 di Merak Menurun, Motor Justru Naik

Lonjakan penumpang tersebut menunjukkan bahwa transportasi bus masih menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya pada momen Lebaran.

Faktor kemudahan akses, fleksibilitas rute, serta efisiensi perjalanan menjadi alasan utama tingginya minat masyarakat menggunakan angkutan bus dibandingkan moda transportasi lainnya.yw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru