MADIUN (Realita)– PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi di Jawa Timur. Terbaru, PLN UIT JBM baru saja melaksanakan serangkaian pekerjaan pemeliharaan intensif di dua lokasi Gardu Induk (GI) yakni GI Manisrejo dan GI Ngawi. Langkah strategis ini merupakan upaya preventif guna menjaga performa peralatan bertegangan tinggi.
Dengan menurunkan sejumlah personel dari Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Madiun, PLN melakukan pemeliharaan rutin pada Interbus Transformer (IBT) #2 sekaligus penggantian peralatan Current Transformer 70 kV di GI Manisrejo. Penggantian ini dilakukan sebagai langkah mitigasi terhadap anomali yang ditemukan pada peralatan lama serta bagian dari program peremajaan aset (life extension program).
Baca juga: Masif Lakukan Perawatan Rutin di GI Rungkut untuk Jaga Keandalan Listrik di Momen Idul Fitri
Sementara di lokasi yang berbeda, Petugas PLN juga turut melakukan penggantian support Lightning Arrester (LA) serta penambahan gas SF6 pada Gardu Induk (GI) Ngawi bay Manisrejo 2. Langkah ini menjadi krusial mengingat gas SF6 (Sulfur Hexafluoride) berperan sebagai media isolasi utama yang menentukan keandalan peralatan, sementara Lightning Arrester merupakan garda terdepan dalam melindungi sistem dari gangguan tegangan lebih akibat petir maupun switching. Dengan penguatan pada kedua aspek tersebut, PLN memastikan sistem proteksi dan isolasi tetap dalam kondisi prima, sehingga potensi gangguan dapat diminimalisir secara signifikan.
Baca juga: PLN UPT Surabaya Sukses Lakukan Penggantian Peralatan di GI, Listrik Tetap Aman dan Andal
General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa kegiatan pemeliharaan berbasis keandalan harus terus diperkuat sebagai bagian dari transformasi operasional PLN. “Setiap insan PLN harus mengedepankan keandalan sebagai prioritas utama. Pemeliharaan tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi langkah strategis untuk memastikan sistem tetap andal, aman, dan mampu mendukung kebutuhan listrik masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara disiplin dan terukur, mulai dari tahap persiapan hingga pengujian akhir. Sinergi yang solid antara ULTG Madiun dan GI Ngawi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pekerjaan yang berlangsung aman, tepat waktu, dan tanpa kendala.
Baca juga: Penghujung Siaga Idul Fitri, Dewan Komisaris PLN Lakukan Kunjungan Kerja Pastikan Keandalan Listrik
Melalui kegiatan ini, PLN menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem transmisi, khususnya di wilayah Madiun hingga Ngawi dan sekitarnya. Upaya pemeliharaan berkelanjutan ini diharapkan mampu menghadirkan pasokan listrik yang stabil, andal, dan berkualitas sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ty
Editor : Redaksi