Warga Antusias Ikut Vaksin Tahap Dua dari Ahmad Basarah dan PDIP Kota Batu

realita.co
Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso .

BATU (Realita)- Guna target terbentuknya herd immunity di masyarakat sesuai program pemerintah pusat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Batu terus gencar mengadakan vaksinasi massal setelah sukses di tahap pertama.

Untuk Vaksin tahap dua ini berasal dari Dr. Ahmad Basarah juga selaku Wakil Ketua MPR RI dari dapil Malang Raya juga menggelontorkan sebanyak 9000 dosis vaksin untuk di Malang Raya termasuk di kota Batu, yang bertempat di Rumdin Wali Kota Batu, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Peduli Pelaku Sektor Transportasi, Pemkot Batu Serahkan Subsidi BLT

Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso mengatakan, di kota Batu sendiri hari ini ada 1000 dosis vaksin untuk masyarakat. Yang diadakan di dua  tempat yakni di Rumah Dinas Wali kota dan di Wisma Perjuangan. 

"Beliau menyampaikan untuk terbentuknya Herd immunity harus ada kebersamaan. Contoh misal di kota Batu vaksinasi sudah diatas 86 persen begitu juga di kota Malang, tetapi di kabupaten Malang angkanya masih rendah,"katanya. 

"Karena apa, Malang Raya menjadi satu kesatuan berdasarkan penilaian dari Kemendagri dan kemenkes," ujar Punjul Santoso.

Baca juga: Kota Batu Tuan Rumah Pertemuan PMI Jejaring Malang, Tekankan Penguatan Komitmen

Lebih lanjut, Punjul Santoso menjelaskan, Dr Ahmad Basarah juga sangat berkepentingan terhadap dapilnya di Malang Raya, bagaimana agar dilakukan herd immunity untuk bisa melindungi masyarakat baik itu untuk dirinya, keluarga dan lingkunganya. 

"Masyarakat sekarang ini sangat antusias dengan adanya vaksinasi ini, yang mana sebelumnya vaksin yang mencari masyarakat tetapi sekarang vaksinya yang jemput bola ke masyarakat agar bisa terlindungi dari virus Covid-19," ucap Punjul.

Baca juga: Rampung di Pugar Punden Mbah Masayu Sinta Mataram, Langsung Diresmikan

Punjul Santoso yang juga Ketua DPC PDIP Kota Batu menambahkan, untuk kota Batu lansia masih sedikit ada kendala, di tahap pertama lansia masih di angka 40 persen sedangkan di tahap dua baru sekitar 25 persen saja. Tetapi kita tetap melakukan berbagai upaya dengan bersinergi dengan TNI- Polri. 

Salah satu peserta vaksinasi merasa bahagia dan lega sudah mendapatkan vaksin tahap kedua sehingga dirinya merasa aman untuk bisa melakukan mobilitas sehari hari.ton

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru