Menhub Panggil Pihak Taxi Green SM Terkait Insiden KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi 

realita.co
TAXI Green SM ketika insiden dengan KRL sebelum terjadi dengan Argo Bromo Anggrek/dok.Ang

JAKARTA (Realita)- Terkait insiden KRL ditabrak Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek yang merenggut puluhan korban luka-luka dan belasan meninggal dunia.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi langsung mengambil tindakan tegas dan langkah cepat, dengan memerintahkan jajarannya memanggil manajemen taksi Green SM, yang diduga kuat sebagai pemicu kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Total 15 Orang Meninggal Akibat Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi, Ini Dia Identitas Korban

"Saya langsung meminta Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan untuk segera melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan Green SM guna melakukan evaluasi menyeluruh," ujar Dudy Purwagandhi kepada awak media, Selasa (28/4/2026).

Dudy juga menjelaskan, pertemuan itu seharusnya sudah dilakukan hari ini untuk membahas masalah insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Baca juga: Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, 14 Orang Tewas

Perusahaan Taxi Green SM Indonesia telah menjadi perhatian publik luas terkait insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur yang memakan banyak korban jiwa.

"Kami (Manajemen) menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang- orang terdekat dari para korban. Kami juga menaruh perhatian serius perihal insiden tersebut dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman," tulis manajemen Green SM dikutip dari akun resmi instagramnya @id.greensm.

Baca juga: Wakil Ketua DPR dan Kapolda Metro Jaya Ucapkan Keprihatinan Insiden Argo Bromo Anggrek vs KRL

Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi total dari KNKT dan belum mendapatkan kesimpulan resmi dari pihak berwenang. Berdasarkan informasi, pihak Manajemen Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung proses jalannya investigasi.

"Keselamatan dan transparansi tetap menjadi prioritas utama dan kami berkomitmen untuk menjaga standar operasional yang ketat, guna mendukung keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat," tutup manajemen Green SM.(Ang)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru