Fawait Kenalkan Potensi Jember, Buka Peluang Kolaborasi dengan Jinhua

realita.co

JEMBER (Realita) - Pemerintah Kabupaten Jember membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Kota Jinhua, Tiongkok, melalui rencana pembentukan hubungan Sister City yang mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kebudayaan. Hal itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kota Jinhua dan jajaran Konsulat Tiongkok, di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa malam (02/06/2026).

Dalam sambutannya, Gus Fawait memperkenalkan Jember sebagai salah satu kabupaten terbesar di Jawa Timur dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 2,6 hingga 2,7 juta jiwa. Menurutnya, Jember memiliki kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang menjadi modal penting untuk menjalin kerja sama internasional.

Baca juga: Lion Group Buka Rute Jember–Surabaya, Perkuat Konektivitas Jember ke Dalam dan Luar Negeri

Ia menjelaskan, wilayah Jember memiliki bentang geografis yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan di bagian utara hingga garis pantai panjang di selatan yang menjadi salah satu yang terpanjang di Jawa Timur.

"Jember adalah kabupaten yang kaya baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Kami memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan bersama mitra internasional," kata Fawait.

Gus Fawait menegaskan Jember juga memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Produksi padi, jagung, dan berbagai komoditas pertanian lainnya dinilai sejalan dengan program ketahanan pangan yang saat ini menjadi prioritas pemerintah pusat.

Selain sektor pangan, Jember dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi robusta terbesar di Jawa Timur. Kabupaten ini juga menghasilkan berbagai komoditas ekspor seperti edamame, okra, tembakau, hingga cerutu yang telah dipasarkan ke berbagai negara.

Menurut Gus Fawait, keberhasilan sektor perkebunan dan industri pengolahan hasil pertanian tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan melalui kerja sama internasional.

"Kami adalah kabupaten penghasil kopi robusta terbesar di Jawa Timur, juga penghasil berbagai produk ekspor seperti edamame, okra, tembakau, dan cerutu yang telah menembus pasar internasional," ujarnya.

Di bidang pendidikan, Pemkab Jember juga membuka peluang kolaborasi dengan lembaga pendidikan di Jinhua. Fawait menyebut Jember memiliki banyak perguruan tinggi, sekolah, dan pondok pesantren yang siap terlibat dalam program kerja sama internasional.

Ia berharap hubungan yang dibangun tidak hanya sebatas Sister City, tetapi berkembang menjadi Sister School, Sister University, hingga Sister Hospital. Sejumlah perguruan tinggi di Jember bahkan telah memiliki program kerja sama pendidikan dengan institusi di Tiongkok.

Baca juga: Jember Pertahankan Opini WTP 2025, Gus Fawait Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

Menurutnya, semakin banyak pelajar dan santri asal Jember yang melanjutkan pendidikan ke Tiongkok. Karena itu, pemerintah daerah sengaja mengundang perwakilan SMA, SMK, Madrasah Aliyah, dan pondok pesantren dalam agenda pertemuan tersebut.

"Kami berharap ke depan terbangun kerja sama yang konkret antara Jember dan Jinhua, bukan hanya Sister City tetapi juga Sister Hospital, Sister School, dan Sister University," katanya.

Dalam kesempatan itu, Fawait juga mengundang Konsulat Tiongkok dan Pemerintah Kota Jinhua untuk menghadiri pelaksanaan Jember Fashion Carnaval yang dijadwalkan berlangsung pada 24–26 Juli 2026. Ia menyebut ajang tersebut telah dikenal secara internasional dan menjadi salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Jember.

Pemkab Jember bahkan berharap Jember Fashion Carnaval dapat tampil di Kota Jinhua sebagai bagian dari pertukaran budaya antara kedua daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas promosi pariwisata dan budaya Jember di tingkat global.

Fawait menegaskan seluruh kerja sama yang dibangun harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah, khususnya warga Kabupaten Jember. Menurutnya, pemerintah daerah akan mengedepankan prinsip saling menguntungkan dalam setiap bentuk kolaborasi yang disepakati.

Baca juga: Satgas MBG Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Jember

"Kerja sama yang kami bangun pertama kali adalah kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak, terutama rakyat Jember. Dengan pertemuan ini kami berharap Jember semakin dikenal dunia, termasuk di Kota Jinhua," pungkasnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, Ye Su, menyambut positif langkah Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Kota Jinhua yang mulai menjajaki kerja sama Sister City. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Tiongkok selama ini berkembang dengan baik melalui kolaborasi pemerintah maupun interaksi masyarakat kedua negara.

“Hari ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Tiongkok dan Kabupaten Jember untuk memperkuat komunikasi serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan. Peran kerja sama antardaerah kini semakin penting dalam mendukung hubungan kedua negara,” kata Ye Su.

Ia menilai penjajakan kerja sama antara Jember dan Jinhua dapat menjadi fondasi yang kuat untuk mempererat hubungan kedua wilayah. Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan hubungan Indonesia dan Tiongkok.

“Saya berharap kedua daerah dapat memperluas pertukaran budaya, meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan industri. Langkah ini akan menjadi energi baru bagi perkembangan hubungan persahabatan Indonesia dan Tiongkok ke depan,” ujarnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru