JAKARTA- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa.
Program ini dinilai tidak hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.
Baca juga: Alasan MBG Harus Jalan Terus, MPR: Karena Masih Ada Anak yang Berangkat Sekolah tanpa Sarapan
Selama ini, akses terhadap nutrisi berkualitas seperti telur dan daging ayam bagi penduduk desa masih tergolong jarang.
Melalui program MBG, pemerintah berupaya memastikan warga desa dapat menikmati asupan bergizi tersebut secara rutin setiap minggunya.
Baca juga: Anggaran MBG Tinggal Rp 30 Triliun, DPR Ingatkan Pemerintah
Mendes Yandri menambahkan bahwa sejak adanya program MBG, masyarakat di desa kini dapat langsung merasakan manfaat nyata dari pemenuhan gizi yang lebih baik bagi kehidupan mereka sehari-hari.
Yandri juga menyebut pelaksanaan MBG telah membuka peluang usaha baru dan menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai desa. Kehadiran program tersebut juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal yang terlibat dalam rantai pasok kebutuhan pangan.
Baca juga: Katanya Sehari Rp1 Triliun, Kok Hemat Anggaran MBG Pas Libur Cuma Rp3 Triliun?
Menurutnya, manfaat MBG akan semakin besar jika didukung dengan penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.
Editor : Redaksi