SURABAYA (Realita)- Setelah sukses dengan chapter ke-8, Grunge Boiler Room ke-9 kembali digelar pada Sabtu (24/7/2026) malam di Kedai Cak Son, Jalan Ketintang Selatan no.95 Surabaya.
Gigs kali juga tak kalah garang dibanding edisi-edisi sebeluamnya. Dan yang unjuk gigi kali ini adalah Apricot Theory, Youth Energy, Fearlez
dan Monvera.
Acara yang makin familiar di kalangan musisi Arek Suroboyo ini makin dipenuhi pengunjung sekaligus penikmat musik dari semua lapisan usia.
" Enak di sini, menikmati kopi dan camilan sambil menonton band-band cadas, jarang loh acara seperti ini," kata Toni (45) arek Tandes sambil menyeruput kopinya.
Senada, Dinda (30) asal Sidoarjo mengaku, dia memang penyuka musik-musik anti mainstream seperti ini. Jadi Grunge Boiler Room ini salah satu kegemaran saya," tandas wanita berambut panjang ini sambil menyedot rokoknya, jedal jedul.
Acara yang dimulai sejak pukul 19.00 terasa terlalu singkat dirasa. Karena penampilan empat band yang keren, rapi, keras tapi enak didengar.
"Acara Grunge Boiler Room ini akan kami geber, rutin sebulan sekali. Namun bisa jadi lebih dari itu, jika memang ada momen spesial tertentu," tegas koordinator acara, Harris.
Grunge Boiler Room menjadi bukti eksistensi Surabaya Grunge Community (SGC) dalan memberi wadah musisi Surabaya, semua aliran untuk bisa tampil, memainkan karya mereka, tanpa banyak aturan dan tanpa dipungut biaya sepeserpun.
"Ayo, siapa saja yang mau perform silahkan. Kami tunggu, gratis kok! Kami percaya banyak musisi-musisi hebat di luar sana yang butuh wadah untuk perform," pungkas Fris, rekan Harris yang juga pegiat SGC.aying
Editor : Redaksi